Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Hilang Kontak

Pengacara Korban Sriwijaya Air Ini Berencana Gugat Boeing, Terkait Dugaan Kerusakan Autothrottle

Terkait insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, sejumlah keluarga korban berencana mengajukan gugatan hukum ke pabrikan pesawat Amerika Serikat

Editor: Ady Sucipto
Jetphotos.com/Abdiel Irvan
B737-500 Sriwijaya Air registrasi PK-CLC, dengan nosename Citra. Pesawat ini jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1/2021). 

TRIBUN-BALI.COM - Terkait insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, sejumlah keluarga korban berencana mengajukan gugatan hukum ke pabrikan pesawat Amerika Serikat, Boeing.  

Pengacara korban Sriwijaya Air SJ 182, Priaardianto mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan indikasi adanya kesalahan Boeing dalam peristiwa jatuhnya pesawat bertipe Boeing 737-500

Seusai mendapatkan bukti-bukti yang kuat, kuasa hukum dari kantor Hukum Danto dan Tomi & Rekan ini bakal mengajukan gugatan ke Boeing. 

"Pada dasarnya, kita setelah mendapatkan bukti yang kuat, bahwa ada bukti kesalahan Boeing kita sudah mulai menuntut ke Boeing. Artinya kita sekarang sudah menemukan tanda-tandanya tapi kita terus berusaha untuk mendapatkan bukti yang sah karena kita tidak terlalu buru-buru."

"Kita mau yakin, Boeing ada kesalahan. Itu kita akan cari buktinya, kita sudah mulai menemukan arah ke situ tapi kita belum bisa ekspose," katanya sebagaimana dikutip dari Youtube Kompas TV. 

Sementara dikutip dari KompasTV, Priaardianto mengaku telah mendapat kuasa hukum dari empat keluarga korban Sriwijaya Air SJ 182 untuk mengajukan gugatan ke Boeoing.

Namun Priaardianto tidak mengungkap keempat keluarga korban yang memberikan kuasa terhadapnya.

Adapun dugaan kesalahan Boeing yang dimaksud Priaardianto adalah mengenai kerusakan sistem autothrottle di pesawat Boeing 737-500 yang digunakan Sriwijaya Air SJ-182.

Autothrottle Sriwijaya Air SJ 182 Dilaporkan Bermasalah Beberapa Hari Sebelum Terbang

Penyelidik Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Nurcahyo Utomo mengatakan terdapat masalah pada sistem autothrottle Sriwijaya Air SJ 182 sebelum pesawat akhirnya jatuh pada Sabtu (9/1/2021) sore di perairan Kepulauan Seribu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved