Breaking News:

Berita Gianyar

Enam Keluarga Di Pejeng Gianyar Bali Dikucilkan Karena Awig-Awig

Permasalahan sertifikasi yang berujung sanksi adat kanorayang atau dikucilkan dari aktivitas adat kembali terjadi di Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiri

Pixabay
Ilustrasi dikucilkan 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Permasalahan sertifikasi yang berujung sanksi adat kanorayang atau dikucilkan dari aktivitas adat kembali terjadi di Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Bali.

Sebelumnya, sanksi serupa terjadi Desa Adat Jero Kuta, dengan korban dua orang keluarga.

Kali ini, terjadi Desa Adat Panglan, yang juga berada di wilayah kedinasan Desa Pejeng. 

Informasi dihimpun Tribun Bali, Selasa 26 Januari 2021, persoalan yang menyebabkan keluarnya sanksi kanorayang ini pun sama seperti di Jero Kuta Pejeng.

Dimana persoalan ini berawal dari penolakan krama tersebut terhadap proses sertifikasi tanah adat melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Baca juga: Kukuhkan Awig-Awig Desa Adat Tribuana, Bupati Suwirta Minta Desa Adat Jangan Buat Awig-Awig Rumit

Baca juga: Begini Uniknya Awig-awig di Banjar Adat Kertasari Panjer Denpasar, Menikah Wajib Tanam Pohon

Baca juga: Banjar Kertasari Panjer Miliki Awig-awig Warga yang Menikah Wajib Tanam Pohon di Lingkungan Banjar

Sertifikasi ini diputuskan dalam paruman adat atas dasar kesepakatan krama, yakni tanah karang ayahan desa yang ditempati krama disertifikasi atas nama desa adat.

Namun dalam proses sertifikasi ini, sejumlah krama keberatan.

Bahkan salah satu krama mengajukan pengaduan ke Polres Gianyar dengan dugaan ada pemalsuan surat dalam proses setifikasi itu. Berdasarkan keberatan tersebut, Desa Adat Panglan.

Atas keberatan krama ini, mediasi dan paruman pun dilaksanakan, hingga akhirnya beberapa krama mencabut keberatannya atas proses sertifikasi tersebut. 

Akhirnya, dalam Paruman Desa yang digelar Desember 2020, diputuskan untuk pengenaan saksi adat kepada krama yang masih keberatan.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved