Breaking News:

Berita Klungkung

Jualan Makin Susah, Pedagang Pasar Senggol Klungkung: Masyarakat Kecil Hanya Bisa Pasrah

Jualan Semakin Susah, Pedagang Pasar Senggol Klungkung: Masyarakat Kecil Hanya Bisa Pasrah

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Widyartha Suryawan
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Suasana Pasar Senggol/Pasar Malam di Klungkung Selasa 26 Januari 2021. Pada PPKM saat ini, operasional Pasar Malam dibatasi hanya sampai pukul 20.00 Wita. 

"Ada pernikahan warga di Denpasar dan warga di Desa Bumbungan, Klungkung. Saat acara pernikahan itulah diduga terjadi penularan. Bahkan sebelum acara pernikahan itu, diketahui pengantin ini sempat sakit," ungkap Adi Swapatni, Jumat 22 Januari 2021.

Tracing kemudian dilakukan terhadap warga di Desa Bumbungan yang sempat menghadiri upacara pernikahan tersebut.

Warga yang memiliki gejala langsung dilakukan rapid test, sementara yang tidak bergejala hanya diedukasi protokol kesehatan.

Setelah dilakukan Rapid test ternyata beberapa warga menunjukkan hasil yang reaktif.

"Kami tidak mengambil resiko, seizin bapak bupati kami rapid test 40 warga. Lalu yang hasilnya reaktif kami swab PCR, dan hasilnya ada 15 warga setempat yang positif Covid-19," jelas Adi Swapatni.

Menurut Adi Swapatni, secara keseluruhan dari kluster pernikahan itu, terdapat total 21 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Sebanyak 15 orang di antaranya berasal dari Desa Bungbungan, dan 6 warga lainnya dari Denpasar.

"Semua yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah kami jemput dan karantina di hotel. Tindakan disinfeksi dan tracking berkelanjutan pun sudah kami lakukan, untuk mencegah penularan yang lebih luas. Saat ini tinggal pengawasan, yang juga dibantu TNI/Polri serta Satpol PP," jelasnya.

Untuk mengantisipasi meluasnya penularan, tim gabungan Satgas Covid-19 Klungkung turun untuk edukasi dan pengawasan penerapan protokol kesehatan di Desa Bungbungan, Jumat 22 Januari 2021.

"Edukasi dan pengawasan protokol kesehatan kali ini kami lakukan di Desa Bungbungan. Yang mana kami temukan sekelompok warga, usai melaksanakan upacara pernikahan terjangkit virus Covid 19. Mari belajar dari kejadian ini, untuk tidak membandel dan meboya dalam penerapan protokol kesehatan," ujar Wakapolres Klungkung Kompol Sindar Sinaga. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved