Berita Internasional

Apple Segera Memindahkan Pusat Produksinya dari China ke India dan Vietnam, Ini Penyebabnya

Apple akhirnya akan segera memindahkan pusat produksinya dari China ke India dan Vietnam.

Pixabay
Ilustrasi iPhone - Apple Segera Memindahkan Pusat Produksinya dari China ke India dan Vietnam 

TRIBUN-BALI.COM - Raksasa Teknologi Apple akhirnya memutuskan segera memindahkan pusat produksinya dari China ke India dan Vietnam.

Nikkei melaporkan bahwa diversifikasi ini dilakukan karena hubungan AS dan China yang terus menegang.

Pabrik yang ada di India diharapkan bisa memulai produksi perangkat iPhone 12 paling cepat pada kuartal pertama tahun ini.

Sementara pabrik di Vietnam akan berfokus pada produksi perangkat iPad Mini dan HomePod.

Apple Rilis Undangan Acara 13 Oktober Mendatang, Bakal Luncurkan iPhone 12?

Selama ini pabrik Apple yang ada di Vietnam sebenarnya sudah mengerjakan HomePod sejak pertama kali berdiri beberapa tahun lalu

Namun kini kapasitasnya akan ditingkatkan.

Bukan cuma itu, Apple juga berencana meningkatkan produksi AirPods di pabrik Vietnam.

Produksi MacBook juga disebut akan dialihkan sepenuhnya ke Vietnam.

Foxconn sebagai mitra pemasok utama Apple telah menginvestasikan US$ 270 juta untuk membangun pabrik baru di Vietnam guna meningkatkan kapasitas produksi.

Selain atas dasar ketegangan hubungan, biaya tenaga kerja dan wabah virus corona telah sangat mengganggu rantai pasokan.

Melalui diversifikasi ini, Apple ingin memiliki banyak opsi untuk proyek di masa depan agar tetap bisa bertahan di papan atas persaingan dunia teknologi.

Menurut seorang manajer rantai pasokan yang dihubungi Nikkei, saat ini banyak perusahaan AS yang tetap ingin menarik diri dari China, meskipun presiden telah berganti.

Pergantian presiden nampaknya tidak membuat sejumlah perusahaan, termasuk Apple, untuk merombak kembali kebijakan diversifikasinya.

 Apalagi jika melihat ketegangan antara AS dan China masih belum mereda.

3 Produk Baru Apple Ini Akan Diperkenalkan 15 September 2020

Khusus pada Apple, ungkap manajer rantai pasokan, perubahan tersebut tidak hanya memengaruhi produk periferal

Tetapi juga produk unggulan seperti iPhone dan iPad.(*)

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved