Breaking News:

Berita Jembrana

TPST di TPA Peh Desa Kaliakah Bali Diresmikan, Artha Berharap Masyarakat Dapat Mendukung TPST

Bupati Jembrana, I Putu Artha, meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di TPA Peh Desa Kaliakah

Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Bupati Artha didampingi Wakil Bupati Made Kembang meninjau lokasi TPST Peh, Jembrana, Bali, Jumat 29 Januari 2021 - TPST di TPA Peh Desa Kaliakah Bali Telah Diresmikan, Artha Berharap Masyarakat Dapat Mendukung TPST 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Bupati Jembrana, I Putu Artha, meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di TPA Peh Desa Kaliakah, Jembrana, Bali, Jumat 29 Januari 2021.

TPST sendiri menggunakan metode 3R (Reduce, Reuse dan Recycle).

Di mana tempat pengolahan sampah ini merupakan kerjasama Pemkab dengan PT Systemic, pengelolaan sampah menggunakan program Stopping Tap on Ocean Plastics (STOP).

Peresmian Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dihadiri pula oleh Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali I Gusti Diah Werdi Srikandi Wedasteraputri Suyasa, Asisten Setda Kabupaten Jembrana, Kepala OPD di Lingkup Pemkab Jembrana, Camat Negara dan Jembrana, serta Para Perbekel/Lurah se-Kecamatan Negara dan Jembrana.

TPST Mengwitani Bali Manfaatkan Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos, Warga Bisa Dapat Secara Gratis

Wabup Suiasa Apresiasi Rencana Pembangunan TPST oleh PT. Tirta Investama Aqua Mambal

Bupati Agus Suradnyana Pinjamkan Lahan Milik Pemkab Buleleng untuk TPST Pangkungparuk

Dalam pelaksanaannya itu tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Menurut Artha, langkah ini adalah bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam mengurangi sampah.

Serta merupakan salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan sampah di Kabupaten Jembrana yang melibatkan kerjasama masyarakat dan Pemerintah

“Pembangunan TPST ini merupakan bentuk keseriusan untuk menciptakan Kabupaten Jembrana yang bersih dari sampah,” katanya.

Artha berharap, masyarakat di Kabupaten Jembrana dapat mendukung TPST yang ada di Desa Peh, Kaliakah ini melalui upaya memilah sampah secara pribadi serta menerapkan 3R dari pribadi dan rumah masing-masing.

"Pilah sampah di rumah dan terapkan reduce, reuse dan recycle dari rumah tangga masing-masing, karena sampah adalah masalah kita bersama" ujar Artha.

Peresmian TPST ini ditandai dengan penandatanganan MoU dengan PT. Systemic selaku pengelola TPST, dan pengguntingan pita oleh Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan serta Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali I Gusti Diah Werdi Srikandi Wedasteraputri Suyasa.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, I Wayan Sudiarta, mengaku kerjasama dengan PT Systemic ini untuk mengimplementasikan peraturan Gubernur no.67 tahun 2019 mengenai pengelolaan sampah berbasis STOP melalui partisipasi aktif masyarakat serta dukungan dari pihak desa atau kelurahan.

“Tujuan dari kerjasama ini untuk meningkatkan keselarasan dan mengembangkan kerjasama pengelolaan sampah yang dilakukan secara komprehensif dan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,”ujarnya.

Sudiarta juga mengatakan, bahwa tujuan dari peresmian TPST Peh dan penandatanganan ini untuk meningkatkan sistem dan program pengelolaan sampah untuk menanggulangi pencemaran lingkungan akibat pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya terutama sampah plastik.

“Untuk meningkatkan SDM terkait pengelolaan sampah di Jembrana dengan kampanye perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah di rumah tangga,”pungkasnya. (*).

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved