Breaking News:

Berita Bali

Bibit Karang Mulai Didatangi Ikan, Coral Garden Raksasa di Nusa Dua Jadi Spot Wisata Selam Baru

Coral Garden (kebun karang) Bali yang dibangun Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada 2020 lalu, terus menunjukkan hasil yang menggembirakan. 

Humas Ditjen Pengelolaan Ruang Laut KKP
Coral Garden Raksasa di Nusa Dua jadi destinasi wisata baru 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Coral Garden (kebun karang) Bali yang dibangun Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada 2020 lalu, terus menunjukkan hasil yang menggembirakan. 

Bibit karang tumbuh baik, mempesona, dan mulai didatangi ikan. 

Hal ini menjadikan coral garden sebagai atraksi wisata bahari baru di Bali, khususnya wisata selam.

“Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) yang terdapat di 5 lokasi di Bali dengan luas mencapai 74 hektar tidak hanya berfungsi sebagai restorasi terumbu karang. Tetapi kini jadi spot wisata selam di Bali,” ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL), Tb. Haeru Rahayu dalam keterangannya, Minggu 31 Januari 2021.

Dukung KKP, BPD Bali Buka Lebih dari 6 Ribu Rekening Untuk Coral Garden

Lampaui Target, Restorasi Terumbu Karang di Bali Serap Lebih dari 10 Ribu Tenaga Kerja

Terumbu Karang di Perairan Nusa Penida Banyak Rusak, Bupati Suwirta Lakukan Adopsi Terumbu Karang

Tebe mengatakan bahwa bibit karang di Nusa Dua sebagai lokasi paling luas dalam penempatan struktur media karang buatan, telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. 

Ini disaksikannya langsung saat menyelam di lokasi ICRG di Nusa Dua, Bali.

"Pemandangan di bawah laut menjadi lebih indah, struktur media karang sudah menunjukkan pertumbuhan karang dengan baik dan didatangi ikan-ikan. Tentu saja, ini akan menjadi tujuan wisata baru di Bali. Uniknya, masing-masing spot selam punya tema yang berbeda-beda” ujar Tebe optimis.

Sementara Direktur Jasa Kelautan, Miftahul Huda mengungkapkan selama program berjalan sejak awal Oktober hingga Desember 2020 di Nusa Dua telah menghasilkan 40.686 unit struktur yang terdiri dari rak meja, hexagonal, fishdome, roti buaya, rumah batako, pipa, biorock dan patung. 

Termasuk patung garuda dan patung-patung adat masyarakat nusantara mencapai 750 buah. 

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved