Breaking News:

Harlah NU Ke-95, Ketua PBNU Said Aqil: NU Masih On The Right Track & Kontribusi Persatuan Indonesia

NU hampir 100 tahun, bahwa menunjukan sudah panjang perjalanannya, sudah banyak andil kontribusinya untuk bangsa ini, sudah banyak lika-likunya.

Editor: Kambali
ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A
FOTO Harlah NU ke-73 - Presiden Joko Widodo (keenam kanan) disaksikan Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kelima kanan), Ketua PBNU Said Aqil Siroj (tengah), Istri Gus Dur Sinta Nuriyah (kedua kanan), Ketua Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa (keempat kanan) Ketua Pelaksana Harlah Yenny Wahid (ketiga kanan) bersiap memberikan sambutan pada Harlah ke-73 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), doa bersama untuk keselamatan bangsa dan maulidrrasul di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, 27 Januari 2019. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU) Said Aqil Siradj merasa bersyukur pada usia Ke-95 tahun, PBNU masih berdiri sesuai jalurnya.

Ia mengatakan, NU sudah memiliki perjalanan panjang dan ikut andil berkontribusi untuk bangsa Indonesia.

"NU hampir 100 tahun, bahwa menunjukan sudah panjang perjalanannya, sudah banyak andil kontribusinya untuk bangsa ini, sudah banyak lika-likunya.

Kadang menjumpai perjalanan yang mudah, tapi tidak sedikit kita jumpai perjalanan yang terjal," kata Said dalam pidatonya pada acara 'Konser Amal dan Harlah NU ke-95' secara virtual, Sabtu, 30 Januari 2021.

"Alhamdulillah sampai hari ini NU masih on the right track menjalankan amanah yang kita warisi dari para ulama pendiri NU," sambungnya.

Ketua Umum PBNU Said Aqil Positif Covid-19, Menag dan La Nyalla Doakan Semoga Lekas Sembuh

Terkait UU Cipta Kerja, NU Merasa Dipermainkan DPR

Said merasa bersyukur melihat bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, budaya dan bahasa.

Ia menilai, hal tersebut adalah keragaman yang patut disyukuri.

"Perbedaan tradisi, perbedaan agama sudah tidak lagi menjadi ganjalan bagi bangsa Indonesia.

Itu di kita harus kita syukuri mapan dalam berbangsa dan bermasyarakat," ujarnya.

Menurut Said, Indonesia beruntung memiliki organisasi masyarakat (Ormas) yang turut berkontribusi menyatukan bangsa Indonesia dari perbedaan yang ada.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved