Breaking News:

Berita Bali

Digemari Konsumen Luar Negeri, Ekspor Ikan Tuna dari Bali Masih Tumbuh Positif Meski Ada Pandemi

ikan tuna pada 2020 menjadi satu-satunya komoditas ekspor yang tumbuh positif dari produk hasil laut lainnya.

Tribun Bali
ilustrasi Nelayan tengah menurunkan ikan tuna. Ekspor Ikan Tuna dari Bali Masih Tumbuh Positif Meski Ada Pandemi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bali menjadi salah satu daerah yang paling terdampak dari pandemi Covid-19.

Meski demikian, ekspor ikan tuna dari Bali tetap mengalami pertumbuhan positif.

Kepala Seksi Ekspor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Satrya mengatakan, ikan tuna pada 2020 menjadi satu-satunya komoditas ekspor yang tumbuh positif dari produk hasil laut lainnya.

"Ikan tuna dari Bali memang menjadi komoditas ekspor yang digemari oleh sejumlah negara," tutur Satrya saat dihubungi Senin 1 Februari 2021

Optimalkan Pemanfaatan SRG, Kemendag dan KKP Lepas Ekspor Ikan Tuna ke Korea Selatan

Sementara produk ekspor perikanan lainnya seperti ikan hias turun 54,87 persen, ikan kakap minus 71,60 persen dan lobster mengalami penurunan hingga 98,47 persen.

Berdasarkan data yang dipegang olehnya, ekspor ikan tuna selama 2020 mencapai USD 67 juta atau sebanyak 41 juta ekor.

Tujuan utama ekspor ikan tuna dari Bali di antaranya seperti Amerika, Jepang, New Zealand, Australia dan Saudi Arabia. 

Ia berharap tahun ini ketersediaan pasokan ikan tuna mencukupi untuk ekspor.

 Menurutnya, selain ketersediaan produk, kelancaran transportasi di tengah pandemi Covid-19 turut mempengaruhi pengiriman akan nilai dan volume ekspor dari ikan tuna.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, I Made Sudarsana mengatakan, komoditas ekspor Bali memang paling besar berada di sektor perikanan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved