Breaking News:

Berita Klungkung

Putuskan Tetap Partisipasi Saat PKB 2021, Duta Klungkung Justru Tidak Bisa Latihan Karena Pandemi

Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Klungkung tetap menggelontorkan anggaran untuk pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun 2021

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Klungkung, Ida Bagus Jumpung Oka Wedana saat ditemui di ruangannya, Senin 1 Februari 2021 - Putuskan Tetap Partisipasi Saat PKB 2021, Duta Klungkung Justru Tidak Bisa Latihan Karena Pandemi 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Klungkung tetap menggelontorkan anggaran untuk pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun 2021.

Mengingat dalam situasi pandemi dan keterbatasan anggaran, tahun ini Pemkab Klungkung hanya mengikuti 8 gelaran.

Hanya saja masalahnya saat ini, duta yang mewakili Klungkung untuk PKB 2021 justru tidak bisa latihan, karena adanya surat edaran terkait pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Klungkung, Ida Bagus Jumpung Oka Wedana menjelaskan, sampai saat ini Dinas Kebudayaan Provinsi Bali masih memproyeksikan akan digelarnya PKB tahun 2021.

Pemda Karangasem Bali Rencanakan Pentaskan 7 Kelompok Kesenian di PKB 2021

Jadi Rujukan Covid-19, Kebutuhan Oksigen di RSUP Sanglah Denpasar Meningkat 40 Persen

Epidemiolog: Virus Nipah Berpotensi Jadi Pandemi, Jauh Lebih Besar dari Covid-19

Lomba dalam gelaran PKB pun rencananya akan digelar virtual.

Provinsi Bali bahkan telah mengalokasikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) ke Pemkab di seluruh Bali untuk gelaran PKB tahun ini.

"Rencananya materi akan kami ikuti 8 kegiatan, dengan anggaran Rp 1,5 miliar. Gabungan dari BKK Provinsi dan anggaran APBD Klungkung. Duta atau kontingen yang kami ikut sertakan tahun ini, merupakan duta PKB tahun lalu yang sempat dibatalkan," ujarnya, Senin 1 Februari 2021.

Hanya saja pihaknya menemukan permasalahan lain, yakni para duta PKB ini tidak bisa latihan di desanya.

Mengingat ada surat edaran Gubernur terkait pandemi Covid-19, yang melarang warga untuk berkerumun.

"Kami dilema. Satu sisi kami harus berpartisipasi di PKB. Satu sisi duta kami tidak bisa latihan, karena di desanya ketat menerapkan protokol kesehatan," ungkap Ida Bagus Jumpung.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved