Breaking News:

Penanganan Covid

Ahli Virologi Unud Prof Mahardika Soroti PPKM: Masyarakat Telah Masuki Fase Kelelahan Covid-19

Ahli Virologi Unud Prof Mahardika Soroti PPKM: Masyarakat Telah Masuki Fase Kelelahan Covid-19

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Widyartha Suryawan
Tribun Bali/Rizal Fanany
Anggota Linmas dan Pecalang melaksanakan penertiban penggunaan masker sekaligus pemantauan protokol kesehatan terkait PPKM di kawasan Desa Adat Panjer, Denpasar, Senin, 18 Januari 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ahli Virologi dan Molekuler Biologi Universitas Udayana, Prof I Gusti Ngurah Mahardika menyebut penyebaran Covid-19 saat ini sudah diluar kendali.

Menurutnya, penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hanya sebatas membatasi kegiatan masyarakat.

Padahal, 3T yaitu pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment) juga seharusnya lebih ditekankan.

"Jika diterapkan PPKM protap ini hanya membatasi kegiatan masyarakat dan tidak disertai dengan 3T yang memadai maka PPKM itu kurang efektif," kata Prof Mahardika saat dikonfirmasi Tribun Bali, Senin 1 Februari 2021.

Ahli Virologi Unniversitas Udayana Prof. Dr. drh. I Gusti Ngurah Kade Mahardika
Ahli Virologi Universitas Udayana Prof. Dr. drh. I Gusti Ngurah Kade Mahardika (Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro)

Ia menambahkan, kalaupun usaha masyarakat dibatasi jam operasionalnya namun jika tidak diuji, tidak dilakukan tracing kontak yang benar, kemudian tidak melakukan isolasi dengan benar, maka PPKM tidak akan efektif memutus rantai penularan virus corona.

"3T sendiri sangat memerlukan sumber daya yang sabgat besar. Untuk Bali paling tidak menguji PCR sejumlah 4 ribu hingga 5 ribu orang perhari, tidak dengan rapid. Kemudian untuk tracing, jika ditemukan 200 orang yang positif maka 200 kali 30 yaitu sebanyak 6 ribu orang yang harus di uji PCR setiap hari di Bali. Dan karena Covid-19 sudah tidak terkendali jadi sulit untuk mengejar itu," sambungnya. 

Ia menyebut saat ini masyarakat telah memasuki fase kelelahan Covid-19. 

"Lelah karena kita sudah lama work from home kemudian kasus tidak turun-turun karena tidak lakukan 3T dan 3M dengan benar. Bahkan banyak pejabat yang memberikan contoh tidak benar itulah yang membuat masyarakat menjadi lelah," tutupnya.

PPKM Tidak Efektif
Sebelumnya Presiden RI Joko Widodo mengatakan bahwa PPKM yang sedang berlangsung di Jawa dan Bali tidak efektif. 

Prof  I Gusti Ngurah Mahardika mengatakan bahwa penerapan PPKM memang tidak efektif.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved