Breaking News:

Berita Karangasem

Arak Fermentasi Gula Beredar, Petani Arak Berbahan Tuak di Karangasem Bali Mengeluh Tak Laku

Petani minuman arak  tradisional berbahan tuak di Desa Telagatawang mengeluh karena menjamurnya arak fermentasi gula yang beredar sekitar Karangasem 

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Saiful Rohim
Stok arak berbahan tuak yang tak laku dijual di Telagatawang, Kecamatan Sidemen, Selasa (2/2) pagi. Pasokan arak tak laku terjual karena kalah saing dengab arak fermentasi gula 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Petani minuman arak  tradisional berbahan tuak di Desa Telagatawang, Kecamatan Sidemen, Karangasem Bali mengeluh karena menjamurnya arak fermentasi gula yang beredar sekitar Karangasem  dan kabupaten lain di Bali.

Peredaran arak fermentasi merebak di Karangasem tahun 2020 lalu.

I Wayan Sumerta, petani arak asal Telagatawang,  mengaku, hampir semua petani arak berbahan tuak mengeluh lantaran hasil penjualan merosot drastis pasca beredarnya arak fermentasi. 

Penjualan petani tak seperti sebelumnya.

Bahkan ada petani yang hasil arak tidak laku  terjual di pasar Karangasem.

Sulitnya Mencari Bahan Baku Sagu, Sudana Saingan dengan Pembuat Tuak hingga Susuri Jurang

Kisah Nyoman Sudana, 15 Tahun Usaha Tepung Sagu Bali, Kini Harus Bersaing dengan Pembuat Tuak

Ratusan Liter Tuak di Belimbing Tabanan Diserap per Hari, Dijadikan Bahan Baku Memproduksi Arak Bali

"Sejak arak dilegalkan hasil penjualan kami justru merosot turun bahkan hampir tidak laku. Sedangkn pengusaha berbondong memproduksi arak fermentasi gula dan lainnya yang secara tak langsung menyaingi arak kami. Sehingga mmbuat arak kami tak laku dipasar,"akui Wayan Sumerta, Slasa (2/2)

Pihaknya brharap pemerintah segera mengatasi masalh terkait ini.

Mengingat banyak petani arak tradisional dirugikaan.

Tak hanya petani arak di Telagatawang  yang dirugikan, beberapa petani arak daerah lain juga merugi.

Seperti petani dari Kecamatan Bebandem,  Rendang, Abang, & Sidemen.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved