Breaking News:

Berita Bangli

Sisa Dana Hibah Pilkada Bawaslu Bangli Bali Rp 1,8 Miliar, Nengah Purna: Dikembalikan ke Kas Daerah

Purna menambahkan sisa anggaran tersebut masih bisa dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan rapat. Termasuk untuk pembayaran honor adhoc kecamatan bulan

Tribun Bali/Fredey Mercury
Ketua Bawaslu Bangli, I Nengah Purna 

TRIBUN-BALI.COM BANGLI – Tahapan Pilkada 2020 di Kabupaten Bangli saat ini tinggal menunggu pelantikan bupati terpilih.

Dari seluruh tahapan tersebut total dana hibah yang terserap di Bawaslu Bangli mencapai 69 persen.

Hal ini diungkapkan Ketua Bawaslu Bangli, I Nengah Purna, Selasa 2 Februari 2021

 Ia mengatakan dari total dana hibah sepesar Rp 6,9 miliar lebih, anggaran yang telah terealisasi sebesar 69 persen.

Dan hingga kini, total anggaran hibah masih tersisa Rp 2,1 miliar.

Dugaan Mark Up Biaya Hotel & Dana Hibah, Berkas Penelusuran Buleleng Explore Diserahkan ke Pidsus

Ratusan Hotel & Restoran Tak Ambil Dana Hibah Pariwisata, Badung Kembalikan Uang Pusat Rp 212 Miliar

Menparekraf Akan Perjuangkan Kelanjutan Dana Hibah Pariwisata & Soft Loan Rp 9,9 Triliun Untuk Bali

Purna mengatakan, terjadinya efisiensi anggaran ini merupakan imbas dari merebaknya pandemi corona di Bangli.

Di mana sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan sebelumnya, akhirnya dibatalkan atau dibatasi pesertanya.

“Seperti kegiatan sosialisasi yang semula dianggarkan untuk 100 orang peserta, akhirnya dibatasi hanya 50 orang saja. Begitupun kegiatan perjalanan luar daerah berkaitan dengan bimtek, pelatihan, dan sebagainya. Dikarenakan terjadi pandemi covid, kegiatan-kegiatan itu akhirnya dilakukan secara daring,” sebutnya.

Tak hanya itu, efisiensi juga terjadi pada kegiatan pengadaan alat pelindung diri (APD) yang semula dianggarkan melalui anggaran hibah, pada pelaksanaannya diambil alih melalui APBN.

Disamping itu anggaran pidana yang sebelumnya telah dianggarkan hingga 10 kasus, akhirnya tidak mampu terserap lantaran tidak ada kasus pidana pemilu di Bangli.

“Dari hal-hal tersebut, sisa anggaran hibah per awal bulan Februari ini masih tersisa sebanyak Rp. 2,1 miliar,” jelasnya.

Purna menambahkan sisa anggaran tersebut masih bisa dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan rapat.

Termasuk untuk pembayaran honor adhoc kecamatan bulan Januari, yang rencananya dibayarkan bulan Februari.

Wabup Badung Suiasa Tekankan Dana Hibah Harus Sesuai Aturan dari Pusat

Pelindo III Salurkan Dana Hibah Bina Lingkungan di Bali Utara

Dana Hibah Pariwisata Tahap II Segera Cair, Dispar Badung Akui Tahap I Ada yang Tak Ambil Hibah

“Jika ditambah dengan kegiatan lain, kurang lebih sekitar 70 persen hibah daerah bisa terserap. Dengan demikian kemungkingkan hingga akhir pelantikan nanti sisa anggaran hibah tersisa Rp. 1,8 miliar. Terhadap sisa anggaran ini tentu akan dipertanggungjawabkan dan dikembalikan ke kas daerah setelah pelantikan,” tandasnya. 

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved