Breaking News:

Sudah Lama Nantikan Kehadiran Buah Hati? Kenali Inseminasi Buatan untuk Pasutri

Saat ini telah banyak kasus yang dijumpai pada pasutri yang sudah lama menikah namun tak kunjung memiliki anak.

kompas.com
Ilustrasi - Sudah Lama Nantikan Kehadiran Buah Hati? Kenali Inseminasi Buatan Untuk Pasutri 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Banyak pasangan suami istri yang sudah mengidamkan kehadiran buah hati.

Saat ini telah banyak kasus yang dijumpai pada pasutri yang sudah lama menikah namun tak kunjung memiliki anak.

Padahal sudah melakukan hubungan intim secara teratur dua atau tiga kali seminggu, tanpa kontrasepsi.

Setelah satu tahun berhubungan garis dua pada tespack tidak segera muncul. 

Dalam hal tersebut bisa saja salah satu pasutri tersebut mengalami infertilitas atau mandul.

Info Lengkap BLT PKH Ibu Hamil dan Anak Usia Dini Rp 3 Juta, Cek Kriteria dan Syaratnya

Mengapa Penyintas Covid-19 Yang Pernah Hamil Tidak Disarankan Untuk Ikuti Donor Plasma Konvalesen?

Nyeri Tulang, Infertilitas hingga Daya Tahan Tubuh Berkurang, 15 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin D

Namun di tengah kemajuan zaman saat ini bagi pasutri yang mengalami kondisi demikian, dapat mencoba alternatif reproduksi berbantu salah satunya adalah inseminasi buatan.

Ketika dikonfirmasi, dr. I Wayan Kesumadana, Sp.OG (K.FER) selaku dokter kandungan yang sekaligus Direktur Rumah Sakit Kasih Ibu Denpasar memberikan penjelasan terkait hal tersebut. 

“Inseminasi buatan merupakan salah satu dari reproduksi berbantu untuk mengatasi kesulitan hamil pada pasangan yang sulit hamil. Ada beberapa indikasi misalnya sperma lemah."

"Ada juga beberapa kasus secara konvensional sudah diselidiki sel telur-sel sperma normal tapi tidak hamil atau yang disebut infertilitas,” terangnya pada, Selasa (2 Februari 2021). 

Catering Dapoer Sehat Jadi Buruan Pasutri Program Bayi Tabung hingga Orang dengan Obesitas

Syarat dan Tarif Program Bayi Tabung di RSUP Sanglah Denpasar

Halaman
123
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved