Hilang Selama 53 Tahun, Dompet Ini Kembali ke Tangan Pemiliknya dalam Kondisi Utuh

Kantor berita Associated Press melaporkan, pria asal California ini kehilangan dompet pada tahun 1968. Dia bahkan sudah melupakannya.

Editor: DionDBPutra
Gambar oleh Goumbik dari Pixabay
Foto ilustrasi. Dompet Paul Grisham yang hilang 53 tahun lalu sudah kembali ke tangan pemiliknya pada akhir Januari 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, SAN DIEGO - Paul Grisham kini diliputi perasaan bahagia tiada tara. Dia mendapatkan kembali dompet  yang hilang 53 tahun lalu dalam kondisi utuh.

Kantor berita Associated Press melaporkan, pria asal California ini kehilangan dompet pada tahun 1968. Dia bahkan sudah melupakannya.

Tak dinyana pada Sabtu 30 Januari 2021 atau 53 tahun kemudian, dompet yang hilang itu kembali ke tangan Paul Grisham lengkap beserta seluruh isinya.

Paul Grisham kini sudah berusia 91 tahun. Dia bahagia bisa mendapatkan kembali dompet beserta kenang-kenangan dinas 13 bulannya sebagai ahli meteorologi Angkatan Laut di Antartika tahun 1968.

Warna hingga Bentuk Dompet, 5 Fengshui Dompet yang Bikin Uang Mengalir Lancar

Ramalan Shio Hari Ini 5 Februari 2021, Shio Macan Perhatikan Dompet, Shio Monyet Istirahatlah

"Saya baru saja terpukau," kata Grisham kepada The San Diego Union-Tribune. "Ada banyak orang yang terlibat dalam melacak saya dan menemukan saya." katanya.

Dompet Paul Grisham itu berisi KTP Angkatan Laut, SIM, kartu referensi saku tentang apa yang harus dilakukan selama serangan atom, biologis dan kimia.

Isi dompet lainnya berupa kartu langganan bir, pernyataan pemotongan pajak, serta tanda terima wesel yang dikirimkan kepada istrinya.

Grisham, yang dibesarkan di Douglas, Arizona, mendaftar masuk Angkatan Laut AS pada tahun 1948. Dia menjadi teknisi cuaca dan kemudian peramal cuaca.

Dia ditugaskan ke Antartika sebagai bagian dari Operation Deep Freeze yang mendukung ilmuwan sipil, dan dikirim ke benua beku itu pada Oktober 1967.

Saat itu, dia berusia 30-an dan sudah menikah serta memiliki dua anak balita.

“Saya pergi ke sana sambil menendang dan berteriak,” katanya kepada Union-Tribune.

Beberapa waktu kemudian, Paul Grisham kehilangan dompet, sesuatu yang kemudian dia lupakan begitu saja.

Namun dompet itu ditemukan pada 2014 dan berada di balik loker saat penghancuran sebuah bangunan di Stasiun McMurdo di Pulau Ross Antartika.

Peran Detektif Amatir

Akan tetapi untuk menemukan pemiliknya membutuhkan serangkaian pencarian melalui surel, pesan dan Facebook yang dipertukarkan di antara sekelompok detektif amatir.

Singkatnya, proyek pencarian pemilik dompet itu dilakukan oleh Stephen Decato dan anak perempuannya, Sarah Lindbergh yang keduanya berasal dari New Hampshire.

Pun melibatkan Bruce McKee dari Indiana Spirit of '45 sebuah yayasan non-profit yang pernah mengembalikan sebuah gelang beridentitas personel Angkatan Laut kepada pemiliknya.

Decato bekerja di sebuah badan yang melakukan penelitian di Antartika. Mantan bosnya, George Blaisdell mendengar kisah tentang dikembalikannya sebuah gelang kepada pemiliknya lalu menunjukkan Decato 2 buah dompet yang ditemukan dari sebuah loker gedung yang telah dihancurkan.

Lindbergh lalu menghubungi McKee, yang kemudian menghubungi Gary Cox dari Asosiasi Layanan Cuaca Angkatan laut, di mana Grisham termasuk di dalamnya.

Dompet kedua sudah dikembalikan kepada keluarga seorang pria yang sudah tewas pada tahun 2016.

Paul Grisham menuturkan bahwa sulit untuk memahami luas dan pelosoknya Antartika.

Sebuah kemewahan baginya adalah martini setelah bekerja setiap hari, dan seminggu sekali dia menghubungi istrinya, Wilma, melalui operator radio gelombang pendek.

Paul Grisham pensiun dari Angkatan Laut pada 1977 dan tinggal di Monterey, California, tempat Wilma meninggal pada tahun 2000.

Dia menikah lagi dengan Carole Salazar dari San Diego pada tahun 2003.

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com berjudul Kisah Dompet yang Hilang 53 Tahun Lalu di Antartika Berhasil Dikembalikan kepada Pemiliknya

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved