Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berbicara dalam Tidur Alias Mengigau, Mengapa Terjadi? Apakah Mengigau Berbahaya bagi Kesehatan?

Berbicara dalam Tidur Alias Mengigau, Mengapa Terjadi? Apakah Mengigau Berbahaya bagi Kesehatan?

Editor: Widyartha Suryawan
Pixabay
Ilustrasi - Berbicara dalam Tidur Alias Mengigau, Mengapa Terjadi? Apakah Mengigau Berbahaya bagi Kesehatan? 

TRIBUN-BALI.COM - Jika Anda tidur bersama anak atau pasangan, sepertinya pernah menyaksikan mereka mengigau saat sedang tidur.

Atau bisa jadi Anda sendiri juga pernah mengalaminya.

Orang yang mengigau tidak menyadari dirinya berbicara saat tidur.

Dalam istilah medis, mengigau atau berbicara dalam tidur disebut somniloquy.

Mengigau adalah jenis parasomnia atau perilaku abnormal yang umum terjadi saat seseorang sedang tidur.

Dilansir dari Kompas.com, dua dari tiga orang pernah berbicara dalam tidur selama hidupnya.

Mengugau umumnya terjadi pada anak-anak.

Untuk diketahui, pada umumnya mengigau atau berbicara dalam tidur tidak berbahaya.

Hanya saja, menurut spesialis tidur Michelle Drerup, PsyD, hal itu menandakan adanya gangguan tidur serius atau masalah pada kondisi kesehatan kita.

Alasan di balik seseorang yang mengigau saat tidur
Tidak ada jawaban pasti di balik alasan seseorang mengigau saat tidur.

Kita mungkin beranggapan seseorang yang mengigau saat tidur menandakan bahwa ia sedang menceritakan apa yang terjadi di dalam mimpinya.

"Ada beberapa bukti bahwa berbicara dalam tidur mungkin terkait dengan mimpi, tetapi tidak selalu demikian," jelas Drerup.

Sebagian besar mimpi terjadi saat kita berada dalam fase tidur rapid eye movement (REM).

Namun, berbicara saat tidur dapat terjadi selama tahap tidur apa pun, termasuk tidur REM dan non-REM.

Mengigau saat tidur bisa juga terkait dengan parasomnia atau perilaku abnormal lain, seperti berjalan dalam tidur.

"Karena sebagian besar parasomnia dianggap sebagai kondisi campuran antara terjaga dan tidur, berbicara saat tidur lebih mungkin terjadi ketika pola tidur terganggu," ujar Drerup.

Artinya, faktor yang diketahui dapat mengganggu tidur, seperti stres atau mengonsumsi alkohol berlebihan, bisa menjadi penyebab kita mengigau saat tidur.

Minum Kopi Bikin Tekanan Darah Tinggi Alias Hipertensi? Begini Penjelasannya

Berhenti Minum Kopi? Ini Efeknya Bagi Tubuh, Salah Satunya Bisa Bikin Sakit Kepala

Kemungkinan lain, mengigau dalam tidur berkaitan dengan tiga hal, yaitu:

  • Obstructive sleep apnea (gangguan tidur obstruktif).
  • Gangguan perilaku tidur REM.
  • Gangguan stres pascatrauma atau PTSD.

"Jika berbicara saat tidur terjadi tiba-tiba sewaktu Anda dewasa, atau melibatkan ketakutan yang intens, teriakan atau tindakan kekerasan, Anda harus mencoba menemui spesialis tidur," tutur Drerup.

Menghentikan kebiasaan mengigau saat tidur
Tidak ada cara yang benar-benar ampuh dalam mengatasi kebiasaan mengigau saat tidur.

Namun, memperbaiki lingkungan tidur bisa menjadi salah satu solusi.

"Berfokus pada kebiasaan tidur yang sehat dan memperbaiki lingkungan tidur dapat menghilangkan potensi gangguan tidur dan meningkatkan kualitas tidur," kata Drerup.

Lakukan langkah-langkah ini untuk mendapatkan tidur terbaik:

  • Menjadwalkan tidur secara teratur
  • Tidur selama tujuh sampai sembilan jam semalam
  • Sisihkan waktu 30 - 60 menit tanpa menatap layar sebelum tidur
  • Mengelola stres
  • Membatasi konsumsi alkohol
  • Menghindari kafein enam jam sebelum tidur
  • Berolahraga secara teratur
  • Kamar tidur dalam kondisi tenang dan gelap
  • Menjaga suhu ruangan tetap sejuk

(Kompas.com/Gading Perkasa)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengigau saat Tidur, Bisakah Disembuhkan?"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved