Breaking News:

Berita Badung

Selama 2020, Sebanyak 400 Cakep Lontar di Badung Bali Berhasil di Konservasi

Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Badung akunya berhasil mengonservasi sebanyak 400 cakep lontar yang dimiliki masyarakat selama tahun 2020. 

istimewa
Salah satu penyuluh Bahasa Bali saat melakukan Konservasi lontar warga di kabupaten Badung 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Meski ditengah pandemi covid-19, proses konservasi lontar di kabupaten Badung masih tetap dilaksanakan.

Bahkan di tahun 2020 pemerintah kabupaten Badung berhasil mengonservasi ratusan cakep lontar.

Koordinator Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Badung Tahun 2020, I Wayan Indra Pramana Putra saat dikonfirmasi Selasa 9 Februari 2021 mengatakan penjagaan dan membuat lontar tidak cepat rusak terus dilakukan.

Bahkan Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Badung akunya berhasil mengonservasi sebanyak 400 cakep lontar yang dimiliki masyarakat selama tahun 2020. 

"Nanti kegiatan konservasi lontar pun akan terus dilakukan tahun ini, namun tidak dengan beramai-ramai, karena pandemi covid-19 ini. Bahkan selama tahun 2020 kami di Badung bisa mengonservasi 400 cakep lontar," ujarnya.

89 Lontar Prasi Disuguhkan dalam Pameran Bulan Bahasa Bali 2021

Purnama Kawulu Sebelum Saraswati, Makna dan yang Harus Dilakukan Menurut Lontar

Lontar Kunti Sraya Putus untuk Menangkal Wabah Penyakit di Bali, Apa Saja yang Harus Dihaturkan?

Pihaknya pun mengakui jika dibandingkan dengan  tahun sebelum, pihaknya mengaku   biasa mengonservasi sebanyak  500 cakep.

Ia pun mengakui memang tidak banyak banyak perbedaannya, hanya saja kini ditengah pandemi covid-19 masyarakat yang meminta. 

"Jadi, kami mengonservasi, sesuai permintaan, karena  kami tidak beramai-ramai seperti dulu, dan harus menerapkan protokol kesehatan," ujar 

Dikatakan, konservasi lontar merupakan kegiatan rutin Penyuluh Bahasa Bali setiap tahunnya. Konservasi lontar bertujuan untuk menyelamatkan aset budaya Bali, terutama lontar-lontar kuno, apalagi sampai tidak bisa dibaca lagi.

Dirinya lun mengatakan, Lontar merupakan kekayaan budaya Bali yang tidak hanya tersimpan di pura dan puri, namun juga di rumah-rumah masyarakat. Pasalnya banyak masyarakat di Badung yang memiliki lontar.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved