Breaking News:

Berita Bali

Menteri Sandiaga Ajak Industri Kembangkan Paket Wisata Bersekolah dan Bekerja dari Bali

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengajak industri untuk berinovasi dengan menangkap peluang pasar wisatawan nusantara

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Biro Humas Kemenparekraf
Menparekraf saat hadiri Rakerda I PHRI DPD Bali di Taman Dedari Restauran Ubud, Gianyar, Bali - Menteri Sandiaga Ajak Industri Kembangkan Paket Wisata Bersekolah dan Bekerja dari Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak industri untuk berinovasi dengan menangkap peluang pasar wisatawan nusantara yang ingin memindahkan kegiatan mereka seperti bersekolah atau bekerja dari destinasi karena potensinya yang cukup besar, khususnya di Bali.

Menparekraf Sandiaga Uno di sela aktivitasnya berkantor di Bali menyempatkan hadir di acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I PHRI Bali, Kamis 11 Februari 2021 kemarin di Taman Dedari Restaurant, Ubud Gianyar, Bali.

Menparekraf hadir secara fisik untuk mendengar langsung kendala, masukan, serta harapan dari para pelaku usaha hotel dan restoran.

"Salah satu garda terdepan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif adalah PHRI. PHRI adalah mitra pemerintah dalam mempertahankan lapangan kerja yang jumlahnya jutaan dan menangkap berbagai peluang untuk bangkit kembali," kata Sandiaga.

Menteri Sandiaga Uno Ungkap Pasar Work dan School From Bali Paling Besar dari Jabodetabek

Cerita Menparekraf Sandiaga Uno Pernah di PHK Akibat Krisis, Hingga Berbalik Sukses Bangun Bisnis

Sandiaga Uno Penuhi Janji, Semua Gaji Pertamanya Diserahkan Kepada Baznas

Salah satu peluang yang bisa diambil adalah pasar wisatawan nusantara yang ingin memindahkan kegiatan mereka seperti bekerja juga bersekolah dari destinasi.

Belakangan, hal tersebut memang menjadi salah satu tren di kalangan masyarakat.

Ia pun mendorong agar industri bisa melihat potensi dan peluang ini dengan baik.

Ia memperkirakan setidaknya ada 5.000 sampai 7.500 wisatawan dari Jabodetabek dan beberapa kota besar lainnya di Indonesia.

"Pasarnya ada. PHRI Pusat sudah melakukan kerja sama dengan airlines dan pihak kami, kalau sudah ada izin dari Pemprov Bali akan kita langsung eksekusi dalam promosi. Kalau bisa dieksekusi bulan Maret," ujar Menteri Sandiaga.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved