Breaking News:

Liga 1

Rayakan Imlek, Rekan Irfan Bachdim dan Eks Persebaya di PSS Sleman Sisihkan Angpau untuk Donasi

Biasanya kumpul sama keluarga besar, tapi tahun ini mungkin cuma keluarga dekat saja, supaya mengikuti peraturan PPKM

Editor: Kambali
Instagram Arthur Irawan
Arthur Irawan (kanan) membentuk Athletes for Good (AFG), gerakan sosial bersama Karin Novilda (tengah) dan pembalap sepeda Sean Gelael (kiri). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 membuat perayaan tahun baru Imlek kali ini terasa sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Saat ini warga keturunan Tionghoa di Indonesia harus menahan dan membatasi diri untuk bertemu dengan keluarga besar, tak terkecuali bek sayap PSS Sleman, Arthur Irawan.

Pemain yang pernah menimba ilmu di Spanyol tersebut mengatakan setiap Imlek menjadi saat untuk berkumpul bersama keluarga besar.

Biasanya ada semacam open house alias gelar griya dan sudah menjadi tradisi setiap tahunnya.

Namun, tahun ini Arthur Irawan dan keluarga harus menahan diri karena pandemi.

Sore Ini Laga Bintang Bali United dan Mantan di Lapangan Celuk, Ada Brwa Nouri dan Irfan Bachdim

“Biasanya kumpul sama keluarga besar, tapi tahun ini mungkin cuma keluarga dekat saja, supaya mengikuti peraturan PPKM,” kata mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut kepada KOMPAS.com.

Imlek sendiri identik dengan perayaan dan makan besar bersama keluarga.

Biasanya berbagai hidangan khas Imlek tersaji dan disantap bersama dengan sanak saudara.

Uniknya, rekan satu tim Irfan Bachdim ini ternyata tak begitu paham soal hidangan apa saja yang tersaji.

Dia justru lebih rindu momen makan bersama keluarga besarnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved