Corona di Dunia

Joe Biden Sebut Januari 2021 Sebagai Bulan Paling Mematikan di AS, Wajibkan Warga Pakai Masker

Presiden Joe Biden menyebut Januari 2021 sebagai bulan paling mematikan di AS dan memperingatkan negeri itu dalam bahaya besar pandemi Covid-19.

Editor: DionDBPutra
politico
Presiden Amerika Serikat Joe Biden. Presiden Biden menyebut Januari 2021 sebagai bulan paling mematikan di AS dan memperingatkan negeri itu dalam bahaya besar pandemi Covid-19. 

TRIBUN-BALI.COM, WASHINGTON DC - Presiden Joe Biden mewajibkan seluruh warga negara Amerika Serikat memakai masker hingga setidaknya sampai 2022. Sebab memakai masker merupakan cara termudah untuk menyelamatkan nyawa.

Presiden Joe Biden mengatakan hal itu kepada wartawan selama kunjungannya ke kompleks National Institutes of Health (NIH), Kamis 11 Februari 2021 waktu setempat.

Joe Biden menyatakan, dia tidak akan melepas maskernya, meski dia berdiri lebih dari 3 meter dari Dr Anthony Fauci dan Direktur NIH Dr Francis Collins.

Baca juga: Penyakit Penyerta Ini Diduga Pemicu Tingginya Angka Kematian Pasien Corona di Amerika Serikat

Baca juga: WHO Ingatkan Virus Corona di Amerika Serikat Belum Mencapai Puncaknya

Baca juga: Tidak Terdeteksi, Fase Baru Virus Corona di Amerika Meresahkan, Pakar Kesehatan Peringatkan Hal Ini

"Anda tahu bahwa memakai masker ini sampai tahun depan untuk dapat menyelamatkan nyawa, sejumlah besar nyawa," kata Presiden Joe Biden seperti dikutip New York Post Jumat 12 Febaruai 2021.

Presiden Joe Biden menyebut Januari 2021 sebagai bulan paling mematikan di AS dan memperingatkan negeri itu dalam bahaya besar pandemi, apalagi adanya varian baru virus corona yang lebih menular.

"Januari 2021 adalah bulan paling mematikan kita. Kita kehilangan 100.000 warga negara. Kita sedang dalam jalur untuk melewati 500.000 orang Amerika yang tewas bulan depan," kata Joe Biden yang menjabat Presiden AS sejak 20 Januari 2021.

Menurut Presiden Biden, varian baru virus corona menciptakan tantangan yang sangat besar dan menggunakan masker masih menjadi hal termudah dilakukan untuk menyemalatkan nyawa.

"Kita perlu setiap orang pakai masker," tandasnya.

"Saya tahu ini sesuatu yang menyakitkan, tapi ini tanggung jawab patriotik. Kita berada di tengah perang dengan virus," ujarnya.

Presiden dari Partai Demokrat itu mengatakan, penggunaan masker adalah tanggung jawab patriotik. Itu perlu dilakukan tidak hanya, jika peduli dengan keluarga, tetapi juga sesama orang Amerika.

26 Juta Dosis per Bulan

Sejauh ini AS telah menggerakkan program vaksinasi Covid-19.  Tiap tiga pekan sekali pemerintahan Joe Biden mendistribusikan lebih dari 26 juta dosis suntikan vaksin Covid-19.

Saat ini, AS berada dalam kecepatan distribusi untuk melampaui tujuan Biden, yaitu 100 dosis dalam 100 hari masa jabatannya sebagai presiden.

“Baru sore ini, kami menandatangani kontrak akhir untuk 100 juta lebih (vaksin) Moderna dan 100 juta lebih vaksin Pfizer. Dan kami juga dapat menaikkan tanggal pengiriman dengan tambahan 200 juta vaksin hingga akhir Juli. Lebih cepat dari yang kami harapkan," ujarnya pada Kamis 11 Februari 2021.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved