Breaking News:

Corona di Indonesia

Kemenkes Sebut Wartawan dan Pekerja Media Masuk dalam Prioritas Penerima Vaksin Covid-19 Tahap Kedua

Sekitar 5.000 wartawan dan pekerja media diputuskan masuk dalam penerima vaksinasi Covid-19 tahap kedua bersama petugas pelayanan publik.

Setneg/Biro pers Setpres
Juru Bicara Vaksin Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi. 

TRIBUN-BALI.COM - Sebanyak 5.000 wartawan dan pekerja media diputuskan masuk dalam penerima vaksinasi Covid-19 tahap kedua bersama para petugas pelayanan publik.

Juru bicara vaksinasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, penerima vaksin Covid-19 tahap kedua yakni petugas pelayanan publik terdiri dari pendidik, pedagang pasar, tokoh agama dan penyuluh agama, wakil rakyat, pejabat negara, pegawai pemerintah pusat maupun daerah, petugas keamanan, pelayana publik, transportasi, dan atlit.

"Dan kemudian nanti akan ada masuk wartawan dan pekerja media," ujar Nadia dalam webinar bersama RSUI, Sabtu 13 Februari 2021

Ia mengatakan, Kementerian Kesehatan terus menfinalisasi jumlah sasaran penerima vaksinasi Covid-19 tahap kedua, sambil menunggu izin dari BPOM untuk penggunaan vaksin yang diproduksi PT Bio Farma Persero.

Baca juga: Dampingi Menparekraf di Bali, Kadin Nyatakan Siap Lakukan Vaksinasi Mandiri, Tapi Tak Pakai Sinovac

"Petugas pelayanan kita dalam proses persiapan tinggal menunggu izin dari Badan POM untuk penggunaan vaksin Covid-19 yang diproduksi Bio Farma," ungkapnya.

Kementerian kesehatan menargetkan 17.857.157 petugas pelayan publik di seluruh Indonesia menjadi sasaran vaksinasi tahap ke dua

Berikut estimasi petugas pelayanan publik yang dikutip dari Kementerian Kesehatan, Sabtu (13/2):

Pendidik (Guru, Dosen, Tenaga Pendidik) 5.057.582 orang

Pedagang pasar 4.014.232 orang

Tokoh agama dan penyuluh agama (66.831 orang)

Halaman
12
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved