Breaking News:

Berita Tabanan

Banyak Warga Beralih dari Pariwisata ke Pertanian, Tabanan Usul Penambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi

data yang berhasil diperoleh dari Dinas Pertanian Tabanan, sesuai dengan e-RDKK pengusulan alokasi pupuk bersubsidi setiap tahunnya terus

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/I Made Argawa
Seorang petani menebar pupuk di sawah yang baru ditumbuhi padi di Subak Gubug II, Desa Gubug Tabanan. Banyak Warga Beralih dari Pariwisata ke Pertanian, Alokasi Pupuk Bersubsidi di Tabanan Diharapkan Bertambah 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Kebutuhan pupuk bersubsidi tak dibarengi dengan ketersediaan pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat.

Padahal di tengah pandemi ini banyak masyarakat yang beralih ke sektor pertanian.

Sehingga diharapkan pemerintah pusat memberikan supply pupuk bersubsidi sesuai dengan yang diajukan oleh pemerintah daerah.

Menurut data yang berhasil diperoleh dari Dinas Pertanian Tabanan, sesuai dengan e-RDKK pengusulan alokasi pupuk bersubsidi setiap tahunnya terus mengalami peningkatan.

Baca juga: Tabanan Bangun Kantin dengan Anggaran Rp200 Juta, Rencana Disewakan ke Pihak Ketiga 

Tetapi, alokasinya justru turun jauh berkurang yang diberikan oleh Pemerintah Pusat.

Pihak Dinas Pertanian Tabanan mengusulkan alokasi pupuk sudah sesuai luasan lahan pertanian 14.695 hektar dan kebutahan dari para petani di setiap kecamatan yang ada di Tabanan.

Seperti misalnya pupuk bersubsidi jenis urea.

Usulan di tahun 2021 ini adalah seberat 8.358 ton, namun alokasinya lebih kecil yakni seberat 7.774 ton.

Kemudian pupuk SP36 usulan dalam e-RDKK seberat 506 ton, alokasi yang turun hanya 254 ton. S

elanjutnya adalah Pupuk ZA dalam e-RDKK tahun 2021 diusulkan 3.667 ton, namun ternyata Tabanan hanya mendapatkan  jatah hanya 587 ton.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved