Breaking News:

Satu-satunya di Bali, Home Industry Cokelat Nyoman Produksi Cokelat Berbentuk Alat Kelamin

Sudah berdiri selama lima tahun Cokelat Nyoman terus kembangkan kreasi cokelat buatannya, salah satunya membuat cokelat berbentuk alat kelamin pria. 

(Tribun Bali/Rizal Fanany)
I Made Wira Astika Suberna selaku owner cokelat Nyoman menunjukkan coklat berbentuk penis edisi Valentine di rumah produksinya di kerobokan Kaja, Denpasar, Minggu 14 Februari 2021. Cokelat berbentuk alat kelamin ini hanya diproduksi saat perayaan Valentine. 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Serba-serbi untuk sambut hari kasih sayang atau Valentine memang tidak ada hentinya.

Pelaku usaha saat ini tengah beradu kreativitas agar tetap dapat eksis di pasaran.

Salah satunya adalah Home Industry Cokelat Nyoman.

Sudah berdiri selama lima tahun Cokelat Nyoman terus kembangkan kreasi cokelat buatannya, salah satunya membuat cokelat berbentuk alat kelamin pria. 

Ketika ditemui Tribun Bali, I Made Wira Astika Suberna selaku owner Cokelat Nyoman mengatakan, awalnya membeli cetakan cokelat itu di Luar Negeri karena di Indonesia tidak ada. 

I Made Wira Astika Suberna selaku owner cokelat Nyoman menunjukkan coklat berbentuk penis edisi Valentine di rumah produksinya di kerobokan Kaja, Denpasar, Minggu 14 Februari 2021. Cokelat berbentuk alat kelamin ini hanya diproduksi saat perayaan Valentine.
I Made Wira Astika Suberna selaku owner cokelat Nyoman menunjukkan coklat berbentuk penis edisi Valentine di rumah produksinya di kerobokan Kaja, Denpasar, Minggu 14 Februari 2021. Cokelat berbentuk alat kelamin ini hanya diproduksi saat perayaan Valentine. ((Tribun Bali/Rizal Fanany))

Baca juga: Tak Melulu Cokelat, 5 Ide Kado Valentine Anti Mainstream untuk Orang Tersayang, Ada Tanaman Hias

Baca juga: Jangan Salah Pilih, Warna Bunga Mawar Ada Artinya Loh, Mana yang Cocok untuk Kado Valentine?

Baca juga: 7 Ide Kado Valentine Anti Mainstream Untuk Pasangan LDR

"Lucu saja lihatnya, jadi iseng beli. Ide awalnya dari sana, sampai di sini kita buat saja cokelat yang paling unik. Ternyata sampai sekarang jadi satu-satunya di Bali, sudah tiga tahun saya memproduksi cokelat ini dan biasanya pada perayaan Valentine saja. Selama pandemi untuk penjualan cokelat ini stabil, kecuali penjualan buket yang menurun entah itu buket bunga, buket snack, atau buket uang," katanya pada, Minggu (14 Februari 2021). 

Sementara untuk valentine ini pihaknya sudah menjual cokelat sebanyak 150 box, dan untuk cokelat yang bentuknya menyerupai alat kelamin laki-laki sudah terjual 20 box hingga saat ini ia masih melakukan follow up penjualan cokelat d Media Sosialnya. 

"Untuk harga cokelat yang saya produksi mulai dari 25 ribu hingga 85 ribu perboxnya. Setiap tahun kita inovasi bentuk-bentuk cokelatnya. Selain bentuk alat kelamin laki-laki saya juga memproduksi cokelat bentuk kartun seperti, Spongebob Bob, Doraemon, Keroppi dan bentuk lainnya," tambahnya. 

Sempat memiliki Store, kini Cokelat Nyoman hanya buka dirumah saja yang berada di Kerobokan Kelod, Badung.

Dan untuk mengerjakan cokelat ini ia dibantu oleh dua orang.

Bahan baku cokelat yang ia produksi adalah cokelat blok. 

"Yang beli kebanyakan kawula muda, tapi ada bapak-bapak juga yang beli. Cewek cowok sama saja sih. Yang paling best seller yang bentuk alat kelamin laki-laki, karena kita hanya mengeluarkan saat valentine. Yang lainnya biasa, karena regular," tutupnya. (*) 

I Made Wira Astika Suberna selaku owner cokelat Nyoman menunjukkan coklat berbentuk penis edisi Valentine di rumah produksinya di kerobokan Kaja, Denpasar, Minggu 14 Februari 2021. Cokelat berbentuk alat kelamin ini hanya diproduksi saat perayaan Valentine.
I Made Wira Astika Suberna selaku owner cokelat Nyoman menunjukkan coklat berbentuk penis edisi Valentine di rumah produksinya di kerobokan Kaja, Denpasar, Minggu 14 Februari 2021. Cokelat berbentuk alat kelamin ini hanya diproduksi saat perayaan Valentine. ((Tribun Bali/Rizal Fanany))
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved