Breaking News:

Berita Denpasar

Apresiasi Untuk Pecalang Bali yang Berprestasi, Sukanada Bahagia Dapat Penghargaan dari Kapolri

DUA orang pecalang Desa Adat di Bali mendapat penghargaan langsung dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri)

Humas Polda Bali
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menyerahkan penghargaan bagi Pecalang Bali, di sela kunjungan di Mapolda Bali, pada Kamis 4 Februari 2021 - Apresiasi Untuk Pecalang Bali yang Berprestasi, Sukanada Bahagia Dapat Penghargaan dari Kapolri 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - DUA orang pecalang Desa Adat di Bali mendapat penghargaan langsung dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo 4 Februari 2021 yang lalu.

Kedua orang pecalang itu adalah Putu Soma Antara dan I Nyoman Sukanada.

Kapolri memberikan penghargaan atas kontribusi nyata mereka untuk masyarakat dan membantu tugas aparat kepolisian.

I Nyoman Sukanada bersinergi dalam program baca keliling atau caling.

Baca juga: Terima Penghargaan dari Kapolri, Pecalang di Denpasar Ini Merasa Terharu & Teringat Mendiang Istri

Baca juga: Kapolri Beri Penghargaan ‘Sekolah Perwira’ Kepada Dua Personel Polda Bali yang Berprestasi

Baca juga: Keiko Mandera, Wayan Suteja Neka dan AA Gde Rai Dapatkan Penghargaan dari Menteri Luar Negeri Jepang

Dia mengumpulkan buku-buku bekas di Bank Sampah lalu mengajak anak-anak di desanya agar gemar membaca.

Dijumpai di kediamannya, di Gang Suli, Jalan Cokroaminoto, Ubung, Denpasar Utara, Sabtu 13 Februari 2021, I Nyoman Sukanada saat itu baru saja menunaikan persembahyangan Tumpek Landep.

Pria kelahiran Denpasar 3 November 1972 itu tidak menyangka bakal memperoleh penghargaan dari Kapolri atas usahanya ikut mencerdaskan anak bangsa melalui Program Membaca Keliling yang digagas Bhabinkamtibmas Ubung Aiptu I Nyoman Ardana.

Kamis 4 Februari 2021 menjadi hari yang tak terlupakan baginya.

Pukul 17.00 Wita ia dihubungi Aiptu Nyoman Ardana agar segera ke Markas Polda Bali.

Tak disangka ia mendapat penghargaan dari Kapolri.

Pecalang Desa Adat Ubung, I Nyoman Sukanada yang memperoleh penghargaan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, di kediamannya Gang Suli, Jalan Cokroaminoto, Ubung, Denpasar Utara, Denpasar, Bali, Sabtu 13 Februari 2021.
Pecalang Desa Adat Ubung, I Nyoman Sukanada yang memperoleh penghargaan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, di kediamannya Gang Suli, Jalan Cokroaminoto, Ubung, Denpasar Utara, Denpasar, Bali, Sabtu 13 Februari 2021. (Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro)

"Saya kira ada apa ternyata dapat penghargaan dari Pak Kapolri, saya tentu Pecalang di Bali Ini Tak Kuasa Menahan Sedih Teringat Mendiang Istri bahagia, anak-anak saya pun bangga, rekan pecalang juga bangga, sampai diupload di statusnya," tuturnya.

"Sebenarnya saya hanya menjalankan ajakan pak Bhabinkamtibmas. Diajak berkeliling sambil membawa buku bacaan ke rumah-rumah, ke sekolah-sekolah, tujuannya untuk menambah wawasan generasi penerus bangsa, saya tulus melaksanakannya," kata pria lulusan SD Negeri 1 Ubung itu.

Kegiatan itu biasa dilaksanakan setiap hari dari pagi hingga siang.

Menurutnya, menjalankan kegiatan Program Caling merupakan bagian dari perannya membantu masyarakat sekitar, selain patroli menjaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan Desa Ubung.

Sukanada aktif di organisasi pecalang sejak 10 tahun yang lalu.

Mulanya ia bergabung sebagai Pecalang Banjar Tengah, kemudian ia dengan Pecalang Desa Adat Ubung.

Sukanada merampungkan pendidikan akhir di Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA/SMA) Pandawa Abiansemal, Badung, Bali.

Selanjutnya, ia bekerja sebagai buruh bangunan dan sempat bekerja di sebuah bank di Kerobokan.

Di balik kebahagiaan pria yang hobi memancing itu, rupanya terselip sebuah kesedihan karena penghargaan itu tak disaksikan langsung oleh istri tercinta.

Istri Sukanada meninggal dunia lima tahun silam.

Sepeninggal istrinya, Sukanada mengasuh seorang putrinya, sementara dua anaknya yang lain sudah melepas masa lajang.

Sukanada juga mencukupi kebutuhan dua orangtua yang tinggal seatap dengannya.

Untuk menghidupi keluarganya, Sukanada kerap berjualan canang di sela aktivitasnya sebagai Linmas Kelurahan Ubung dan Pecalang Desa Adat Ubung.

Di Satuan Linmas Kelurahan Ubung, pria tamatan SMP PGRI 10 itu bergabung sejak tahun 2017 serta menjadi bagian Bantuan Kemananan Desa.

Sebuah kehormatan bagi Nyoman Sukanada dapat bertatap muka secara langsung dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit dalam acara penyerahan penghargaan di Mapolda Bali saat itu.

"Saya belum pernah melihat Pak Kapolri secara apalagi bertatapan langsung, sangat tidak menyangka," ujarnya.

Berkat perannya membantu anggota Polri, dia juga mendapatkan bantuan uang.

"Kemarin dapat uang juga dari Kapolri pas penyerahan penghargaan itu, saya sangat bersyukur. Ini membantu mencukupi kebutuhan keluarga dan bisa menjadi tabungan untuk anak saya menikah nanti," katanya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit saat itu menyampaikan apresiasi kepada dua orang pecalang yang membantu tugas kepolisian dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.

“Terima kasih kepada bapak pecalang yang sudah membantu tugas kepolisian. Saya yakin tanpa bantuan masyarakat, Polri tidak bisa melaksanakan tugas dengan baik," kata Kapolri.

(Adrian Amurwonegoro)

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved