Breaking News:

Berita Bali

Sehari Bersihkan 1.300 Kilogram Pakaian Pasien di RSUP Sanglah, Begini Proses Mencucinya

Fasilitas yang diberikan untuk pasien yang sedang jalani rawat inap harus dipastikan terjamin oleh pihak Rumah Sakit.

Tribun Bali/Luh Putu Wahyuni Sari
Suasana di Instalasi Binatu RSUP Sanglah pada, Senin (15 Februari 2021). 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Fasilitas yang diberikan untuk pasien yang sedang jalani rawat inap harus dipastikan terjamin oleh pihak Rumah Sakit.

Termasuk pada pakaian yang akan digunakan oleh pasien ketika sedang rawat jalan. 

Salah satunya adalah RSUP Sanglah Denpasar. Selaku Rumah Sakit rujukan Bali dan Nusa Tenggara, RSUP Sanglah Denpasar memiliki ruang Binatu atau Laundry khusus untuk pakaian pasien-pasien yang jalani rawat inap di RSUP Sanglah

Ketika ditemui, Ni Made Rai (56) selaku penanggung jawab Instalasi Binatu RSUP Sanglah yang sudah bekerja selama 10 tahun menjelaskan bagaimana proses pakaian untuk pasien dibersihkan. 

"Pertama kami menerima linen kotor setelah itu ditimbang dan dilakukan pemilihan atau sortir pada pakaian yang infeksi dan non infeksi. Jika pakaian tersebut digunakan oleh pasien yang menderita penyakit infeksi maka kantong plastiknya akan berwarna kuning," ungkapnya pada, Senin (15 Februari 2021). 

Suasana di Instalasi Binatu RSUP Sanglah pada, Senin (15 Februari 2021).
Suasana di Instalasi Binatu RSUP Sanglah pada, Senin (15 Februari 2021). (Tribun Bali/Luh Putu Wahyuni Sari)

Baca juga: RSUP Sanglah Bali Vaksinasi Covid-19 Kepada 23 Nakes Lansia Dari Total 57 Nakes

Baca juga: Cerita Sopir Ambulans RSUP Sanglah Antar Pasien Corona Perdana, Gusti Widana:Ingat Keluarga di Rumah

Setelah itu pakain akan memasuki proses pembilasan di mesin cuci.

Sedangkan pakaian yang telah digunakan oleh pasien dengan penyakit infeksi khususnya Covid-19, sudah dilakukan pemisahan dan mesin cucinya juga sudah disediakan khusus.

Dan setelah semua pakaian sudah dicuci akan dibawa ke mesin pengering.

"Setelah semua pakaian pasien sudah kering akan dilakukan proses penggosokan atau di setrika di sebuah mesin setelah itu dikemas dalam plastik lalu akan didistribusikan ke setiap ruangan yang ada pasien," tambah, wanita asal Gianyar ini. 

Halaman
12
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved