Breaking News:

Berita Denpasar

Tekan Kebocoran Pendapatan, Perumda Pasar Denpasar Terapkan Pungutan Online untuk Pedagang Pelataran

Perumda Pasar Sewakadharma Kota Denpasar, segera menerapkan sistem pungutan online bagi pedagang pelataran di pasar.

TRIBUN BALI/PUTU SUPARTIKA
Direktur Utama PD Pasar Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata - Tekan Kebocoran Pendapatan, Perumda Pasar Denpasar Terapkan Pungutan Online untuk Pedagang Pelataran 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Perumda Pasar Sewakadharma Kota Denpasar, segera menerapkan sistem pungutan online bagi pedagang pelataran di pasar.

Sebelumnya, pihaknya telah menerapkan sistem pungutan online untuk pedagang kios dan los, menurutnya mampu menciptakan transparansi.

Saat ini, pihaknya telah melakukan uji coba penerapan pungutan online ini di Pasar Sanglah, Denpasar, Bali.

“Kami baru tahap uji coba, dan saat ini kami uji cobakan di Pasar Sanglah. Kami juga masih melakukan pembicaraan kerjasama dengan Bank BPD Bali dan pihak ketiga sebagai vendor,” kata Direktur Utama Perumda Pasar Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata saat dihubungi, Senin 15 Februari 2021 siang.

Baca juga: Terkait Dugaan Korupsi Pungutan Uang Parkir, Mantan Kepala Pasar Kumbasari Denpasar Diadili

Baca juga: Sri Mulyani Tegaskan Tidak Ada Pungutan Pajak Baru untuk Pulsa Atau Token, Ini Maksud Aturannya 

Baca juga: Aturan Pungutan Desa Adat Kepada Pendatang Jadi Pekerjaan Rumah Kapolda Bali, Ini Saran Kriminolog

Ia mengatakan, uji coba di Pasar Sanglah telah berjalan selama dua bulan, dan dari hasil evaluasi hasilnya memuaskan.

Selain transparan, juga menekan kebocoran pendapatan.

“Dengan sistem online ini pendataannya lebih mudah dan kebocoran bisa ditekan. Jadinya sistem ini memberikan kepastian pendapatan. Karena ada pedagang yang sudah bayar, oleh petugas dibilang belum. Dengan sistem ini otomatis tidak bisa main-main,” katanya.

Dalam uji coba di Pasar Sanglah ini, pihaknya menggunakan tiga alat.

Di mana untuk satu alat ini, dikeluarkan biaya per tahun sebesar Rp 7 juta.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved