Breaking News:

Trump Akan Kembali ke Panggung Politik Setelah Lolos Lagi dari Pemakzulan, Joe Biden Sedih

Dalam pemungutan suara di Senat AS hari Sabtu 13 Februari 2021, sebanyak 57 senator mendukung agar presiden ke-45 AS itu dimakzulkan.

Editor: DionDBPutra
JIM WATSON, Brendan Smialowski / AFP
Kombinasi gambar yang dibuat pada 22 Oktober 2020 ini menunjukkan Donald Trump (kiri) dan Joe Biden (kanan) saat debat terakhir presiden di Belmont University di Nashville, Tennessee. Trump lolos lagi dari upaya pemakzulan kedua. 

TRIBUN-BALI.COM, WASHINGTON DC - Mantan Presiden Donald Trump memberi isyarat kuat akan kembali ke panggung politik Amerika Serikat setelah lolos dari upaya pemakzulan kedua di Senat AS.

Sementara Presiden Joe Biden merespons dalam nada sedih atas keputusan Senat meloloskan Trump.

Biden melukiskan sebagai babak menyedihkan dalam sejarah dan mengingatkan bahwa demokrasi itu rapuh.

Dalam pemungutan suara di Senat AS hari Sabtu 13 Februari 2021, sebanyak 57 senator mendukung agar presiden ke-45 AS itu dimakzulkan.

Baca juga: Donald Trump Lolos Lagi dari Pemakzulan, Biden: Babak Menyedihkan dalam Sejarah Kita

Baca juga: Donald Trump Lolos dari Sidang Pemakzulan Kedua, Masih Berhak Ikut Pilpres AS 2024

Baca juga: Twitter Bersikap Tegas, Tidak Mengaktifkan Akun Donald Trump Selamanya

Jumlah dukungan itu termasuk tujuh senator Partai Republik. Meski demikian belum cukup untuk memakzulkan Trump karena yang dibutuhkan 67 suara.

Setelah mengetahui pemungutan suara, Donald Trump menuduh kubu Demokrat menjadikan hukum sebagai alat politik.

Trump menyebut dirinya juara penegakan hukum yang teguh. Menjadi representasi hak publik AS memperdebatkan masalah hukum tanpa kedengkian dan kebencian.

"Tak ada presiden yang mengalami ini sebelumnya. Terus berlanjut karena lawan tak bisa lupa 75 juta suara, suara tertinggi untuk presiden aktif," kata Donald Trump.

Donald Trump didakwa menyulut pemberontakan setelah kerusuhan yang terjadi Gedung Capitol pada 6 Januari 2021 yang menewaskan lima orang.

Kala itu, pendukung Trump menyerbu Kongres AS yang tengah mengesahkan sertifikat kemenangan Joe Biden dalam Pilpres AS bulan November 2020.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved