Breaking News:

Berita Klungkung

Usulan Pinjaman PEN  Belum Ada Perkembangan, 3 Kegiatan Prioritas di Klungkung Belum Bisa Terlaksana

Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra menjelaskan, pihaknya sudah setiap minggu menanyai prihal perkembangan usulan pinjaman PEN ke Dirjen Perimbangan

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kantor Bupati Kungkng, Klungkung, Bali, Minggu (27/9/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pemda Klungkung telah mengusulkan pinjaman PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) sebesar Rp188 Miliar.

Hanya saja saat ini Pemerintah Pusat, belum mengeluarkan kebijakan apapun terkait realisasi pinjaman tersebut.

Saat ini Pemda pun masih menunggu, apakah pinjaman itu bisa direalisasikan.

Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra menjelaskan, pihaknya sudah setiap minggu menanyai prihal perkembangan usulan pinjaman PEN ke Dirjen Perimbangan Kementrian Keuangan.

Namun sampai saat ini belum ada kebijakan Menteri Keuangan terkait usulan pinjaman tersebut. 

" Kebijakan Kementrian Keuangan belum ada terkait PEN tahun 2021 ini. Sehingga kami disini hanya bisa menunggu perkembangan. Tapi kami tiap minggu terus aktif bertanya terkait perkembangan usulan pinjaman ini, " ujar Gede Putu Winastra saat ditemui di ruangannya, Senin (15/2). 

Pemkab Klungkung mengajukan usulan PEN sebesar Rp188 miliar, yang rencananya dialokasikan untuk tiga program prioritas, yakni pengembangan fisik rumah sakit, optimalisasi layanan PDAM, serta pembangunan infrastruktur di Nusa Penida. 

Karena belum ada kepastian kapan bisa direalisasikan, ketiga program yang telah direncanakan dengan pinjaman itu belum bisa diproses. 

" Nanti tergantung kebijakan dari Kementerian Keuangan. Kalau tahun 2020 lalu memang pinjaman ini 0 persen bunga. Tapi tidak tau sekarang, apakah pinjaman itu dikenakan bunga atau tidak," jelasnya. 

Jika nanti pinjaman itu disetujui, juga akan dilakukan evaluasi.

Apakah nantinya kegiatan yang dilaksanakan, bisa selesai tepat waktu pada satu tahun anggaran. 

" Kegiatan harus selesai satu tahun anggaran. Sehingga jikapun nanti bantuan ini turun, akan kami evaluasi lagi. Apakah waktunya menutupi, untuk semua kegiatan yang pembiayaannya diusulkan melalui pinjaman PEN ini. Intinya sekarang setiap minggu masih kami pantau perkembangan usulan ini," jelas Winastra.

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved