Breaking News:

Berita Bangli

Jelang Pelaksanaan Pilkades, Tiga Desa di Bangli Mendapat Atensi Khusus

Tiga dari 13 Desa di Bangli yang menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2021 ini mendapat atensi khusus.

Istimewa
Warga di wilayah Desa Batur Utara saat melakukan persiapan pembangunan TPS, Rabu (17/2/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Tiga dari 13 Desa di Bangli yang menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2021 ini mendapat atensi khusus.

Hal ini disebabkan tiga desa tersebut mengalami peningkatan kasus corona cukup tinggi, sejak beberapa pekan terakhir.

Seperti diketahui tahapan Pilkades di 13 desa akan memasuki puncaknya, yakni pemungutan suara pada 18 Februari 2021.

Kendati demikian, tiga desa yang menggelar pesta demokrasi itu justru mengalami peningkatan kasus covid-19 cukup tinggi.

Baca juga: Usai 10 Tahun Jabat Bupati Bangli, Made Gianyar Kembali Jadi Dosen,Petani hingga Penggiat Lingkungan

Ketiganya yakni Desa Selat dan Desa Pengian, Kecamatan Susut serta Desa Kintamani, Kecamatan Kintamani.

Berdasarkan SE Bupati Bangli No. 360/294/BPBD tanggal 9 Februari, Desa yang tergolong zona merah sejatinya hanya Desa Kintamani.

Namun sepekan sebelum hari pemungutan suara, Desa Selat dan Pengiangan Kecamatan Susut mengalami peningkatan kasus tekonfirmasi cukup banyak.

 Sebaliknya, Desa Kintamani justru mengalami penurunan kasus.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bangli, Dewa Agung Bagus Riana Putra, Rabu 17 Februari 2021 mengatakan Pilkades tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Terlepas dari peningkatan kasus terkonfirmasi di dua desa, Riana juga menegaskan jika seluruh desa yang melaksanakan Pilkades, wajib menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang sangat ketat.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved