Breaking News:

Bali Paradise

INI Tempe Variasikan Rasa Tempe dalam Tempe Campur, Ada Rasa Wijen Hitam hingga Spirulina

Founder INI Tempe, Benny Santoso sejak 16 Desember 2016 lalu hingga saat ini telah berhasil memproduksi lima varian Tempe Campur mulai dari Tempe Camp

Istimewa
Varian tempe di INI Tempe 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Apabila biasanya tempe identik dengan satu macam rasa, yaitu didominasi oleh rasa asli fermentasi biji kedelai, namun berbeda dengan tempe yang diproduksi oleh Innovate New Idea (INI) Tempe. 

Di INI Tempe, Tribunners dapat menjumpai berbagai varian Tempe Campur yang dipadukan dengan beraneka macam bahan. 

Founder INI Tempe, Benny Santoso sejak 16 Desember 2016 lalu hingga saat ini telah berhasil memproduksi lima varian Tempe Campur mulai dari Tempe Campur Wijen Hitam, Biji Labu, Original, Spirulina,  serta Keju. 

Baca juga: Kuliner Unik Dari INI Tempe, Benny Santoso Sulap Tempe Jadi Kue Kering Hingga Protein Ball

Baca juga: Cara Membuat Tempe Goreng, Pisang Goreng, dan Bakwan Renyah untuk Imlek, Ini Campuran Tepungnya

Baca juga: 8 Kuliner Khas Korea Yang Sering Muncul Dalam Drakor, Ada Bisa di Temukan di Bali. Mana Favoritmu?

Tempe Campur ini pun diproduksi di rumah produksi INI Tempe yang berlokasi di Jalan Raya Angantaka, Badung, Bali. 

Kepada Tribun Bali, Benny Santoso menuturkan bahwa adapun biji kedelai yang ia gunakan merupakan biji kedelai lokal yang  berasal dari Jawa Tengah dan Pulaki, Bali. 

"Sejauh ini untuk best selling dari Tempe Campur adalah Tempe Campur Wijen Hitam. Selama ini customer banyak mengatakan kalau tempe ini unik karena mereka selama ini tahunya kan Tempe itu rasanya polos," ujar Benny Santoso ketika ditemui pada Kamis 18 Februari 2021. 

Baca juga: Kelezatan 5 Kuliner Lokal Legendaris di Bali Ini Wajib Kamu Cicipi

Baca juga: Sekilas Mirip Korea Selatan, Ini 6 Kuliner Khas Korea Utara yang Perlu Kamu Tahu

Baca juga: 5 Drakor Bertemakan Kuliner, Kisahkan Seorang Master Kue hingga Koki, Apa Anda Sudah Menontonnya?

Menurutnya, banyak customer-nya yang mengolah tempe campur menjadi sajian salad hingga campuran di pasta. 

"Kami juga sering educate mereka (customer, red)  kalau Tempe bisa dimakan mentah dan tidak perlu diolah karena proses pembuatan tempe sendiri sudah direbus dan sudah matang," ucapnya. 

Selama menjalan usaha INI Tempe, Benny Santoso juga telah beberapa kali diundang sebagai pembicara dan tak jarang ia juga menghadirkan kelas edukasi mengenai tempe.

Halaman
12
Penulis: Karsiani Putri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved