Breaking News:

Corona di Bali

Rakor Bahas Pemulihan Ekonomi dan Pariwisata Bali, Singgung Upacara Adat di Bali

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mengikuti Rapat Koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 dari Ruang Yudha Puskodalopsdam IX/

Pendam IX/Udayana
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mengikuti Rapat Koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 dari Ruang Yudha Puskodalopsdam IX/Udayana, Denpasar, Bali pada Kamis 18 Februari 2021. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mengikuti Rapat Koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 dari Ruang Yudha Puskodalopsdam IX/Udayana, Denpasar, Bali pada Kamis 18 Februari 2021. 

Rakor dipimpin oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves RI) Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, M.P.A., melalui video conference.

Rakor tersebut mendiskusikan tentang penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan kepariwisataan di Provinsi Bali.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak menekankan soal peredaran surat keterangan swab test palsu yang kerap digunakan untuk keluar masuk daerah Bali.

Baca juga: Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran TNI di Bali Pasang Puluhan Wastafel

Baca juga: Pangdam IX/Udayana Ikuti Rapim TNI dari Makodam, Bahas Isu Covid-19 hingga Stabilitas Negara

Baca juga: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Tegaskan Para Komandan Wajib Mengerti 3M dan 3T

"Agar dipastikan pihak mana yang boleh mengeluarkan surat keterangan swab antigen maupun PCR, sehingga dapat dipastikan yang masuk ke Bali tidak membawa virus tersebut, demikian juga pada masyarakat Bali yang kembali ke Bali," jelas Pangdam

Pangdam juga menyinggung terkait upacara adat di Bali, ia menyampaikan, bahwa dalam hal ini anggota TNI yang ada di lapangan diikutsertakan dalam kepanitiaan upacara adat tersebut sekaligus hadir untuk mengawasi protokol kesehatan yang diterapkan. 

"Jika saat itu tersedia antigen, maka akan kami tes semua saat sebelum pelaksanaan kegiatan dimulai, namun pada kenyataannya ketersediaannya sangatlah terbatas sehingga harus benar-benar selektif dalam penggunaannya," kata dia. 

Baca juga: Hari Pertama PPKM di Bali, TNI Bagi-bagi Masker dan Bunga, Pangdam IX/Udayana Turun Gunung

Baca juga: Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana Ikuti Rakor Satgas Penanganan Covid-19 Bahas PPKM Jawa-Bali

Selanjutnya, terkait Warga Negara Asing (WNA), disebutkannya, pada akhir-akhir, WNA di Bali sudah mulai bersedia untuk dites Antigen jika mereka melanggar Prokes. 

"Kami juga sudah koordinasi dengan Dirjen Imigrasi, agar Imigrasi Bali pun juga ikut pada saat pelaksanaan operasi yustisi," tegas Pangdam.

Halaman
123
Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved