Breaking News:

Soal Ini, Pemprov Bali Diminta Alokasikan Dana Bagi Masyarakat yang Dikarantikan di Rumah

Sebuah surat berkop Sekretariat Daerah Provinsi Bali beredar di media sosial, Jumat 19 Februari 2021.

Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, I Wayan Rawan Atmaja. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sebuah surat berkop Sekretariat Daerah Provinsi Bali beredar di media sosial, Jumat 19 Februari 2021.

Dalam surat tertanggal 18 Februari 2021 yang ditujukan kepada bupati/walikota se-Bali tersebut berisi mengenai pemberhentian sementara pelaksanaan karantina bagi orang tanpa gejala-gejala ringan (OTG-GR) dan tenaga kesehatan (Nakes).

Pada surat bernomor 197/SatgasCovid19/II/2021 dan ditandatangani Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra itu berisi 5 poin utama.

Salah satunya, adalah pengehentian sementara karantina di hotel bagi OTG-GR dan Nakes.

Baca juga: Kabar Pelantikan Bupati dan Walikota Ditunda, Pemprov Bali Siapkan Dua Opsi

Ini karena belum adanya kepastian pembayaran hotel tempat karantina mulai Maret 2021 yang dananya berasal dari Dana Siap Pakai (DSP) BNPB.

Oleh sebab itu, Pemprov Bali bakal memberlakukan karantina mandiri di rumah masing-masing bagi para OTG-GR dan Nakes dan menyerahkan kepada Satgas Gotong-royong Covid-19 di masing-masing desa tempat pasien untuk melakukan pengawasan isolasi dan karantina mandiri di rumah itu.

Mengenai hal tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Bali yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Wayan Rawan Atmaja menyebutkan jika kebijakan karantina di hotel juga menurutnya tidak maksimal dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Justru menurutnya, banyak pasien yang dikarantina di hotel justru semakin stress akibat jauh dari keluarga.

Baca juga: Sepakat dengan Jokowi, Dewan Bali Dorong Pemprov Anggarkan Pembagian Masker Gratis untuk Masyarakat

“Kalau di hotel malah banyak yang saya temukan stress dia, jauh tambah stress. Kita kan tidak bicara masalah anggaran, tapi masalah penanganan,” ujarnya, Jumat 19 Februari 2021.

Rawan juga mengatakan jika banyak pasien yang karantina mandiri dirumah memiliki kesempatan dan peluang kesembuhan yang lebih tinggi disbanding di hotel.

Halaman
12
Penulis: Ragil Armando
Editor: M. Firdian Sani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved