Breaking News:

Berita Bali

TMMD ke-110 Mulai Digelar Awal Maret di Bali, Setelah Denpasar Kali Ini Sasar Wilayah Jembrana

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 di Bali bakal digelar awal Maret 2021 mendatang

Dok. Pendam IX/Udayana
Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Candra Wijaya saat mengikuti Rakornis TMMD ke-110 TA. 2021 dari Ruang Airlangga Makodam IX/Udayana, Denpasar, Bali, Kamis 18 Februari 2021 - TMMD ke-110 Mulai Digelar Awal Maret di Bali, Setelah Denpasar Kali ini Sasar Wilayah Jembrana 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 di Bali bakal digelar awal Maret 2021 mendatang, setelah Kota Denpasar pada TMMDke-109, TMMD kali ini menyasar wilayah Kabupaten Jembrana, Bali.

Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TMMD ke-110 TA. 2021 mulai dilakukan sejumlah pemangku kepentingan terkait melalui Vidcon.

Seperti dilakukan Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Candra Wijaya didampingi Danrem 163/Wira Satya, Aster Kasdam IX/Udayana dan Kapendam IX/Udayana dari Ruang Airlangga Makodam IX/Udayana, Denpasar, Bali, Kamis 18 Februari 2021.

Sementara di sisi lain Plh. Bupati Jembrana, Ketua DPRD Jembrana dan Kepala Bappeda Jembrana juga mengikuti acara tersebut melalui virtual.

Baca juga: Menjadi Solusi Urban Farming, TMMD Kodim Badung Diharapkan Dapat Pacu Semangat Petani Garap Lahannya

Baca juga: TMMD ke-110 Kodam IX/Udayana Segera Digelar 2 Maret 2021 Mendatang, Langsung Tersebar di 4 Lokasi

Baca juga: Update Alutsista TNI, 6 Jet Tempur F-15 EX TNI AU Mulai Datang Tahun Depan, Ini Spesifikasinya

Dari pusat, acara dibuka langsung oleh Waaster Kasad Bidang Tahwil, Komsos dan Bhakti TNI, Brigjen TNI Toto Nurwanto, S.I.P., M.Si., mewakili Aster Kasad Mayjen TNI Nurcahyanto selaku Pati Bidang Perencanaan PJO TMMD ke-110.

TMMD ke-110 TA. 2021 ini dimulai pada tanggal 2 sampai dengan 31 Maret dengan mengusung tema “TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri” dan dilaksanakan secara serentak di 50 kabupaten/kota yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran sesuai Musrenbang, salah satunya Jembrana, Bali.

Meneruskan arahan dari Aster Kasad Mayjen TNI Nurcahyanto selaku Pati Bidang Perencanaan PJO TMMD ke-110, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Candra Wijaya menyampaikan, bahwa TMMD selain bagian dari budaya gotong royong bangsa Indonesia juga semangat kebersamaan dan kerja keras.

"Bukan hanya dipandang sebagai kebiasaan atau kebudayaan bagi masyarakat Indonesia yang diwariskan oleh nenek moyang. Lebih dari itu, gotong royong telah menjadi topik semangat kerja keras dan refleksi kebersamaan," terang Kasdam kepada Tribun Bali.

Lanjutnya, TMMD pada hakekatnya merupakan aktualisasi budaya gotong royong yang mengajak seluruh komponen bangsa untuk bergandengan tangan, menyatukan perbedaan, menyelaraskan kepentingan serta menggelorakan kembali semangat bekerjasama sebagai nilai luhur bangsa.

"TMMD merupakan salah satu upaya mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama membangun bangsa terutama pada hal-hal yang belum tersentuh oleh program pemerintah yang membutuhkan upaya percepatan," paparnya.

Oleh karena itu dalam penentuan sasaran TMMD, TNI AD dalam hal ini Kodim yang bekerjasama dengan Pemda, Tokoh Masyarakat dan para Steakholder di daerah untuk membuat secara tulisan mekanisme kerja dan dukungan yang dibutuhkan untuk merealisasikan sasaran tersebut.

"Namun tetap memperhatikan output dan outcome sehingga tepat sasaran baik di bidang ekonomi maupun pertahanan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat," sebutnya.

Kasdam menambahkan, sebagaimana pelaksanaan TMMD sebelum-sebelumnya, pada TMMD ke-110 ini dilaksanakan lomba jurnalistik yang bisa diikuti oleh Kapendam, Kapenrem, Dansatgas TMMD dan Wartawan (Media Cetak, Online dan Elektronik) baik nasional maupun daerah. (*).

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved