Breaking News:

Berita Bali

Dukung Pemulihan Pariwisata Bali, Ketua Fasida Bali Sebut Olahraga Dirgantara Bisa Jadi Aerotourism

olahraga dirgantara khususnya paralayang adalah aerosport yang sebelum pandemi cukup favorit bagi wisatawan mancanegara.

(Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin)
Penggiat ordirga saat latihan bersama terbang menggunakan paramotor. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Ketua Federasi Aero Sport Indonesia Daerah (Fasida) Bali yang juga sekaligus Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb Reza Ranesa hari ini melihat langsung latihan gabungan anggota Fasida Bali yang diadakan di Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar.

Sejumlah penghobi paratrike dan aeromodeling serta drone berkumpul di area lapangan Pantai Mertasari menggelar latihan bersama yang didukung oleh Lanud I Gusti Ngurah Rai.

"Dalam tahap awal saya mencoba melihat potensi-potensi apa yang ada, kemudian meluruskan kembali pengurus Fasida Bali. Karena saya melihat masih ada hal-hal yang belum dikerjakan, atau yang belum dilaksanakan," ujar Kolonel Pnb Reza Ranesa, Jumat 19 Februari 2021.

Susunan kepengurusan Fasida Bali periode 2018-2022 sudah terbentuk dan disahkan, tetapi menurutnya saat dirinya masuk menjabat sebagai Danlanud I Gusti Ngurah Rai melihat FASI disini hampir tidak aktif.

Sehingga dirinya akan meluruskan terlebih dahulu apa yang menjadi permasalahan disini sehingga terkesan organisasi ini tidak aktif.

"Targetnya adalah semua Kabupaten atau Kota yang ada di Bali mempunyai kepengurusan Fasi. Dimana yang belum ada kepengurusan Fasi yaitu di Kabupaten Bangli, Karangasem dan Jembrana. Karena saya baru disini saya mencoba melihat apa sih permasalahan yang dihadapi baru nanti kita looking forward potensi-potensi apa yang bisa kita kembangkan kedepan dimana Bali kita lihat harusnya Ordirga nya bagus, harusnya bagus," paparnya.

Konsep yang bisa diselaraskan Fasida Bali dengan Pemerintah Daerah menurut mantan Komandan Wing 2 Lanud Abdulrachman Saleh ini adalah Aerotourism.

"Kita punya yang mungkin nanti bisa kita selaraskan dengan pemerintah daerah adalah Aerotourism. Kita menggunakan semua orditer yang untuk membantu meningkatkan pariwisata Bali, karena dimasa pandemi Covid-19 ini kita tidak bisa diam saja," jelas Kolonel Pnb Reza Ranesa.

Aero sport atau olahraga dirgantara (ordirga) tidak hanya paramotor saja, ada parasailing, paratrike, aeromodeling dan lainnya ada dan bisa kita kembangkan, sejauh ini sudah berkembang di Bali tetapi tidak dibawah naungan Fasida sehingga ini perlu dilakukan penyelarasan.

"Kedepannya program saya akan menggiatkan kembali olahraga dirgantara ini tentunya dibawah naungan Fasida Bali. Lalu restrukturisasi kembali pengurus-pengurus yang ada dibawah Fasida Bali," tambah Kolonel Pnb Reza Ranesa.

Sementara itu, Rizky Widiantara selaku Ketua Pengprov Fasi Paralayang dan Gantole Bali menyampaikan bahwa olahraga dirgantara khususnya paralayang adalah aerosport yang sebelum pandemi cukup favorit bagi wisatawan mancanegara.

"Terutama paralayang itu menjadi salah satu aerosport yang sebelum pandemi menjadi andalan di Kabupaten Badung. Karena dalam setahun bisa dilakukan 18 sampai 25 ribu wisatawan mancanegara terutama dari Tiongkok," imbuhnya.

"Kita siap sekali untuk mendukung pemulihan pariwisata Bali yang terpuruk dampak pandemi Covid-19 ini," sambung Rizky.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved