Breaking News:

Berita Tabanan

80 Persen Budikdamber di Tabanan Berhasil, Terbukti Bermanfaat untuk Daerah Rentan Rawan Pangan

Tingkat keberhasilan paket budidaya ikan dalam ember (budikdamber) yang disalurkan oleh Dinas Ketahanan Pangan Tabanan kepada masyarakat

Tribun Bali/Putu Supartika
Ilustrasi - Alumni Smansa Denpasar melakukan budidaya kangkung dan lele dengan media ember 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Tingkat keberhasilan paket budidaya ikan dalam ember (budikdamber) yang disalurkan oleh Dinas Ketahanan Pangan Tabanan kepada masyarakat diklaim sebanyak 70-80 persen dari total 1.000 paket.

Paket tersebut sebelumnya disalurkan ke 17 Desa yang dinyatakan rentan rawan pangan.

Diharapkan program ini terus berlanjut secara mandiri oleh karena sangat bermanfaat dalam hal urusan dapur. 

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tabanan, Dewa Ayu Putu Sri Widyanti, program pemberian 1.000 paket budidaya ikan di dalam ember (budikdamber) ini sudah dibagikan kepada masyarakat pada tahun 2020 lalu.

Baca juga: Tabanan Tetap Isolasi Pasien OTG di Hotel, Satgas Tabanan Takutkan Kasus Melonjak Lagi

Baca juga: Pengangguran di Tabanan Bali Bertambah 230 Persen Selama Pandemi, Pendaftar LLK Membludak 

Baca juga: Ulun Danu Beratan Jadi Objek Pajak Pemerintah, DPRD Tabanan Sebut Pemerintah Bisa Awasi Lebih Intens

Manfaatnya sangat baik terutama membantu penyediaan bahan makanan di dapur. 

"Tahun kemarin kita ada pemberian paket budikdamber plus bibit untuk masyarakat yang terdampak covid dan yang belum menerima bantuan apapun. Jumlahnya ada 1.000 paket yang tersebar di seluruh Tabanan," kata Sri Widyanti saay dikonfirmasi. 

Dia menjelaskan, dari hasil monitoring terhadap program ketahanan pangan khususnya budikdamber ini, setidaknya 70-80 persennya sudah dinyatakan berhasil atau masyarakat bisa menikmati hasilnya.

Sehingga diharapkan ke depannya masyarakat bisa melanjutkannya secara mandiri. 

Baca juga: Mobilitas Masyarakat Tinggi, Kendala Desa Banjar Anyar Tabanan Turunkan Kasus Positif Covid-19

Baca juga: Cerita Ketut Widastra Kelola Sampah Organik di Tabanan Bali, Bisa Hasilkan Magot dan Pupuk Tanaman

Baca juga: Serah Terima Jabatan, Eka Wiryastuti Pesan Kepada Bupati dan Wabup Terpilih Buat Tabanan Lebih Maju

"Kebetulan saya juga melakukan di rumah dan sudah panen juga. Ini sangat bermanfaat untuk kita sendiri karena selain bisa panen ikannya juga bisa panen sayurnya yang kita letakan hanya dalam satu wadah saja," ungkapnya.

Dewa Sri Widyanti melanjutkan, program paket budimdamber ini disalurkan ke 17 Desa yang kategori rentan rawan pangan berdasarkan peta ketahanan dan kerentanan pangan serta di sinergikan dengan data hasil rapid interview yang dilakukan Bapelitbang Tabanan terhadap masyarakat yang terdampak dan belum mendapat bantuan apapun. 

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved