Breaking News:

Berita Denpasar

Pameran Tunggal Apel Hendrawan Resmi Ditutup, Sempat Diperpanjang Berkat Antusiasme Penikmat Seni

"Pameran diperpanjang karena dilihat dari antusias pengunjung yang tinggi, sedangkan kita hanya mengambil waktu dua minggu.

Penulis: Karsiani Putri | Editor: Noviana Windri
istimewa
Pameran tunggal Wayan 'Apel' Hendrawan yang bertajuk 'Into the Secret of Cosmic Energy resmi ditutup pada Jumat 19 Februari 2021 di Galeri Zen1, Kuta, Badung, Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setelah hampir sebulan digelar, akhirnya pameran tunggal Wayan 'Apel' Hendrawan atau yang biasa disapa Jro Apel yang bertajuk 'Into the Secret of Cosmic Energy resmi ditutup pada Jumat 19 Februari 2021 di Galeri Zen1, Kuta, Badung, Bali. 

Meski belum genap sebulan dihelat, namun animo para penikmat seni tidak pernah surut untuk berkunjung dan menikmati karya-karya magis seniman kebanggan Sanur tersebut.

Pameran yang dibuka pada Rabu 27 Januari 2021 itu awalnya hanya berlangsung selama kurang lebih dua minggu, yakni hingga Selasa 9 Februari 2021 karena berbenturan dengan jadwal pameran lain yang akan digelar di Galeri Zen1. 

Akan tetapi, dorongan rasa penasaran dari para penikmat seni ternyata lebih besar, hingga pameran tersebut diperpanjang sepuluh hari ke depan.

"Pameran diperpanjang karena dilihat dari antusias pengunjung yang tinggi, sedangkan kita hanya mengambil waktu dua minggu. Sebelumnya dari galeri, setelah ini akan ada yang renacana berpameran, tapi ternyata pamerannya diundur, ya kita perpanjang pamerannya,” jelas Jro Apel. 

Ia juga menyampaikan kesannya terkait berpameran di Galeri Zen1, mengingat ini pertama kalinya bagi seniman yang juga berprofesi sebagai Pemangku Hindu itu menggelar pameran di galeri yang berada di antara hiruk-pikuk pertokoan di bilangan Tuban, Kuta, dan dalam situasi pandemi pula.

"Berpameran di Galeri Zen1 di saat pandemi saya rasa cukup bagus responnya, jadinya kita bisa mengukur seberapa tinggi antusiasme pengunjung. Karena, saat pandemi seharusnya cuma bisa liat dari online, tapi karena saking ingin melihat langsung jadi memaksakan keluar. Dari segi tempat, lumayan mendukung. Walaupun di antara pertokoan, tetapi bagus karena settingan kita juga didukung oleh ogoh-ogoh yang bisa dijadikan ikon, sehingga bisa terlihat dan jadi daya tarik," ungkap seniman yang juga Tattoo Artist tersebut.

Sementara, di kesempatan berbeda,  Direktur Galeri Zen1, Nicolaus F. Kuswanto mengungkapkan  apresiasinya terhadap seniman yang telah dikenal karyanya sejak 2009 itu.

"Pertama feedback. Ternyata jumlah pengunjung dari sejak awal pameran sampai mau berakhir pameran selalu ramai. Berarti apresiasinya sangat besar dari masyarakat. Kedua, kalau dilihat dari karyanya, besar sekali perubahan karya Jro Apel kalau ditarik mundur 10 tahun ke belakang dengan yang sekarang, lebih bagus, lebih kuat, secara teknikal juga jauh lebih berkembang," jelasnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved