Breaking News:

Pelaksanaan PPKM Mikro Diperpanjang, Pemerintah Klaim Kasus Aktif Covid-19 Menurun Signifikan

Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro

Tangkap layar kanal YouTube Sekretariat Presiden
Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto - Pelaksanaan PPKM Mikro Diperpanjang, Pemerintah Klaim Kasus Aktif Covid-19 Menurun Signifikan 

"Integrasi di zona baik tingkat RT dengan pendataan 3T (testing, tracing, dan treatment), pemerintah provinsi mengkoordinasikan data pemetaan zonasi risiko tingkat RT dan data penyaluran bantuan beras dan masker," ujarnya.

Untuk di RT itu tetap, yakni zona merah adalah lebih dari 10 rumah di 1 RT yang memiliki kasus positif selama 7 hari terakhir.

Zona oranye yaitu 6 sampai 10 rumah di satu RT dalam 7 hari terakhir, zona kuning 1 sampai 5, dan zona hijau tentu tidak ada 1 rumahpun.

Airlangga juga meminta untuk secara berkala melaporkan pemetaan tersebut dari satgas pusat melalui satgas daerah.

Aturan untuk WNA

Di sisi lain, pemerintah menyatakan bahwa warga negara asing (WNA) dengan beberapa urusan tertentu dapat masuk ke Indonesia saat PPKM mikro diperpanjang mulai 23 Februari hingga 8 Maret 2021.

"Jadi, WNA yang diperbolehkan ke Indonesia adalah yang sekarang memiliki perizinan khusus dan ada kepentingan, misalnya business essential," ujarnya.

Airlangga menjelaskan, WNA yang bisa masuk juga adalah dari kesepakatan travel koridor bilateral antara Indonesia dengan negara tersebut.

"Tentunya ini mulai ada yang bisa masuk. Namun, mengikuti protokol kesehatan," katanya.

Saat akan masuk, mereka diminta melakukan karantina selama 5 hari pada tempat-tempat ataupun hotel yang mereka pilih.

"Pilih hotel dengan pilihan-pilihan yang sudah disiapkan. Lalu, tentu diterapkan tes PCR dan setelah 5 hari juga dites PCR dan hotel yang jadi pilihan atas biaya WNA yang datang," tandas Airlangga.

(tribunnews/yanuar/tis)

Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved