Breaking News:

Berita Denpasar

Basori Naik Pitam Istrinya Ditampar Saat Tagih Utang, Korban Dipukul Helm lalu Tabung Gas Elpiji

Polisi melakukan rekonstruksi pembunuhan Sri Widayu di Warung Barokah, Sanur, Denpasar. Pembunuhan penjual kripik terjadi akibat dipukul tabung gas

istimewa/polresta denpasar
Rekonstruksi kasus pembunuhan pedagang keripik pisang di Warung Barokah Jalan Bypass Ngurah Rai, Sanur, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali pada Senin 22 Februari 2021 pagi. 

Adegan ke-15 dan ke-16, korban menggigit jari tengah tangan kiri Basori.

Pelaku pun kesakitan sampai pitingan terlepas serta uang bahkan dompet di saku celananya terjatuh ke lantai.

Pada adegan ke 17 hingga 19, korban berdiri tegak sambil berkata, "awas kamu, tolong... tolong…".

Pelaku kemudian mendorong dada korban sampai korban terdorong ke belakang serta terlihat kepala korban membentur lemari.

Sehingga lemari korban roboh dan ia terjatuh terlentang di atas tempat tidur, lalu jatuh lagi ke lantai dengan posisi kepala di dekat pintu dapur korban.

Di adegan ke-20 korban masih berteriak dan mengancam pelaku.

Baca Juga: TERKINI: Pelaku Pembunuhan Wanita di Sanur Terkuak, Ditangkap di Bondowoso Jawa Timur 

Baca Juga: Suami Korban Sebut Tidak Punya Firasat Terkait Kejadian yang Dialami Istrinya di Sanur Bali 

Pada adegan ke-21, pelaku mengambil tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram di dekat pintu dapur.

Pelaku lalu memukul korban dengan tabung gas sekuat tenaga sebanyak satu kali.

Di adegan tersebut tabung gas mengenai pelipis kanan korban hingga mengakibatkan Sri tidak bersuara dan bergerak lagi. Pelaku lalu menaruh tabung gas di dekat pintu dapur.

Kemudian di adegan ke-23 dan 24, Basori mengambil uang miliknya yang terjatuh di lantai kurang lebih satu juta.

Pelaku keluar warung sambil menutup pintu warung tapi tidak dirapatkan.

Pada adegan ke-25 dan 26, pelaku duduk di depan warung korban.

Saat itu Basori didekati tiga orang saksi, Salah satunya menanyakan ada kejadian apa di warung milik korban.

Namun pelaku hanya mengatakan aman kepada para saksi.

Di adegan selanjutnya, Basori mengambil helm istrinya di atas meja lalu mengajak pergi yang saat itu disaksikan dua orang saksi yakni Jauhari dan Nurbadri.

Di adegan ke 26 sampai 30, pelaku naik motor dan memberikan helm kepada istrinya.

Mereka langsung meninggalkan TKP menuju arah Renon tempat kos pelaku lalu melanjutkan pergi ke Jawa. (*)

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Komang Agus Ruspawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved