Breaking News:

Berita Gianyar

Kisah 'Manusia Langka' Bersaudara di Ubud Kini Jualan Keripik, Budiarsa: Jangan Menyerah pada Nasib

Kisah 'Manusia Langka' Bersaudara di Ubud Kini Jualan Keripik, Budiarsa: Jangan Menyerah pada Nasib

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Ketut Budiarsa yang dinobatkan sebagai 'Manusia Langka' bersama anggota keluarganya saat mengolah singkong menjadi keripik di kediamannya, Minggu 21 Februari 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Sektor ekonomi di Bali yang tergantung pada pariwisata sangat terpukul akibat pandemi Covid-19.

Ubud yang terkenal dengan senimannya pun turut merasakan dampak pandemi  karena sudah setahun lebih tidak ada  wisatawan mancanegara yang berkunjung ke sana.

Pukulan itu antara lain dialami seniman penyandang disabilitas I Ketut Budiarsa dan dua saudaranya yang mengidap penyakit langka, osteogenesis imperfecta.

Akan tetapi, tiga bersaudara itu tidak putus asa. Mereka tetap produktif di masa pandemi Covid-19.

Ketut Budiarsa dinobatkan sebagai "manusia langka" karena mampu bertahan hidup dalam jangka waktu lama dengan penyakit mematikan tersebut.

Dalam dunia kedokteran, kemampuan langka Budiarsa disebut Tree Brothers +1.

Baca juga: Perajin Endek di Gianyar Berharap Desainer Fashion Libatkan Perajin Endek

"Walaupun empat dari keluarga kami penyandang disabilitas termasuk istri saya, kami memilih tetap berusaha dan produktif di masa pandemi seperti sekarang. Kami melihat peluang-peluang apa yang memungkinkan kami bisa tetap bertahan hidup, salah satunya peluang usaha makanan ringan seperti keripik," kata Ketut Budiarsa kepada Tribun Bali di kediamannya, Minggu 21 Februari 2021.

Ia menambahkan, kemampuan dasar keluarganya adalah pelukis dengan mengambil nama Three Brothers+1 Family.

Mereka membuat aksesoris kerajinan tangan seperti gelang dan kalung.

Baca juga: Mantan Kapolres Gianyar Jadi Wakapolda Bali, Selamat Mengabdi di Kampung Halaman

Tetapi karena pandemi Covid-19, seni lukis dan aksesoris sepi peminatnya.

Halaman
123
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved