Breaking News:

Berita Bali

Sosok Wayan Odah, Penjual Arak di Sanur yang Bertahan Sejak 1990-an, Meneruskan Warisan Nenek

Salah satu pengecer atau penjual arak di Kota Denpasar, Bali, adalah Wayan Odah. Ia menyambut Perpres No 10 Tahun 2021, namun berharap izin dipermudah

Tribun Bali/Putu Supartika
Penjual arak dari Sanur, Denpasar, Wayan Odah. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Salah satu pengecer atau penjual arak di Kota Denpasar, Bali, adalah Wayan Odah.

Bahkan Wayan Odah mengaku telah terjun dalam dunia penjualan arak sejak tahun 1990an.

Warung arak Wayan Odah yang terletak di wilayah Sanur, Denpasar, pun sangat terkenal di Bali.

Wayan Odah pernah bekerjasama dengan 35 KK petani arak dari Bebandem, Karangasem.

Namun seiring berjalannya waktu dan takut digrebek aparat, banyak petani yang tak memproduksi arak lagi.

“Sekarang masih tersisa kurang lebih 15 KK petani yang saya ajak kerjasama,” katanya kepada Tribun-Bali.com, Selasa 23 Februari 2021.

Baca Juga: Jokowi Terbitkan Perpres Mikol, Tapi Penjual Arak di Bali Bingung Cari Izin, Ditawari Izin Restoran 

Baca Juga: Pengecer Arak di Sanur Masih Bingung Cari Izin Jualan, Odah Tetap Was-was Digrebek Petugas 

Wayan Odah tak pernah menyerah untuk menjual arak walaupun sudah pernah ratusan kali kena razia dan ditangkap.

Memang dirinya tak sampai dipenjara, namun ada dua perasaan yang ia rasakan ketika ditangkap atau terkena razia.

Halaman
1234
Penulis: Putu Supartika
Editor: Komang Agus Ruspawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved