Breaking News:

Berita Tabanan

Tak Ada Lagi Desa Zona Merah, Pemkab Tabanan Bali Evaluasi PPKM Mikro

"Di bulan Januari per hari angka kasus mencapai 40 orang kebaikan cukup signifikan, namun kini di bulan Februari sejak diberlakukan PPKM terutama PPKM

Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan
Suasana saat Pemkab Tabanan bersama TNI dan Polri menggelar evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di lantai III Kantor Bupati Tabanan pada Senin 22 Februari 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Desa yang ada di Tabanan tak lagi menyandang status zona merah sesuai hasil evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di lantai III Kantor Bupati Tabanan pada Senin 22 Februari 2021.

Sebab sebelum PPKM Mikro dilaksanakan, ada dua desa yang berstatus zona merah.

Sehingga disimpulkan, angka kasus disimpulkan cendrung mengalami penurunan saat pelaksannnya.

Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, dr Nyoman Suratmika menyatakan, secara umum Kabupaten Tabanan statusnya masih zona merah.

Namun sejak diterapkan PPKM dalam 3 tahap ini, angka kasus Covid-19 menurun dan dua desa yang sebelumnya berstatus zona merah sekarang sudah turun menjadi zona orange.

Baca juga: Zona Merah Covid-19 di Karangasem Bali Bertambah, Ini Rinciannya

Baca juga: Tidak Ada Desa Status Zona Merah Selama Pelaksanaan PPKM Mikro di Klungkung Bali

Baca juga: 2 Desa di Karangasem Dinyatakan Zona Merah, 4 Zona Lainnya Oranye

"Di bulan Januari per hari angka kasus mencapai 40 orang kebaikan cukup signifikan, namun kini di bulan Februari sejak diberlakukan PPKM terutama PPKM Mikro menjadi menurun. Bahkan pernah sehari sempat terjadi penambahan hanya 9 kasus artinya tidak sampai lebih dari 10 kasus," ungkap Suratmika usai rapat.

Suratmika mengungkapkan, peningkatan kasus di bulan Januari itu disebabkan oleh banyaknya kegiatan upacara dan hari libur.

Terbanyak kasus ada di Kecamatan Kediri, Tabanan dan terakhir Kerambitan. 

"Perkembangan kasus Covid-19 di Tabanan akhir-akhir ini bisa dikatakan membaik karena secara nasional angka kasus sembuh di Tabanan mencapai 93 persen angka kematian 3 persen, angka kasus aktif 4 persen," ungkapnya.

Sehingga, kata dia, dengan kondisi tersebut dua desa di Tananan sudah tak masuk lagi sebagai zona merah.

Sebelumnya, Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri dan Desa Dauh Peken Kecamatan Tabanan ditetapkan sebagai zona merah.

"Saat ini keduanya sudah menjadi zona orange, karena sebelumnya menjadi zona merah. Kemudiaj desa lainnya juga sudah lebih banyak zona kuning serta xona hijau," tandasnya.

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved