Breaking News:

KSAD Andika Perkasa Sebut 1.099 PNS dan Prajurit TNI Meninggal, Tahun Lalu Naik Dua Kali Lipat

Dalam dua tahun terakhir, 2019-2020 tercatat sebanyak 1.099 PNS dan prajurit TNI Angkatan Darat ( AD) yamg meninggal dunia.

Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa. 

TRIBUN-BALI.COM. JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengungkapkan fakta menarik.

Dalam dua tahun terakhir, 2019-2020 tercatat sebanyak 1.099 PNS dan prajurit TNI Angkatan Darat ( AD) yamg meninggal dunia. Peningkatan jumlah terjadi cukup drastis pada tahun 2020 lalu.

Itulah sebabnya KSAD Andika Perkasa kini terus mendorong budaya olahraga di lingkungan TNI AD.

Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Janjikan Barak TNI AD Untuk Tampung Penderita Covid-19 di Zona Merah 

Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Naikkan Pangkat Brigjen Sugeng Santoso dan 7 Pati TNI AD, Berikut Rinciannya

Dorongan itu penting mengingat banyaknya prajurit maupun Pegawai Negeri Sipil ( PNS) TNI AD yang meninggal dunia akibat sakit dalam dua tahun belakangan ini.

Hal itu diungkapkan KSAD ketika memimpin Rapat Pimpinan ( Rapim) TNI AD 2021 di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Selasa 23 Februari 2021.

"Tahun 2019 kemarin, kami kehilangan prajurit dan PNS TNI AD sebanyak 385 orang yang disebabkan sakit. Tahun 2020 yang meninggal karena sakit meningkat menjadi 714 orang, hampir dua kali lipat," ujar KSAD Jenderal Andika Perkasa dikutip dari Antara, Selasa 23 Februari 2021.

"Oleh karena itu, yang sudah kami lakukan dua tahun terakhir, budaya olahraga setiap hari, lakukan," kata Andika Perkasa.

Ia berharap, para komandan satuan terketuk hatinya dan berupaya mencari soluasi untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Baca juga: Jenderal TNI Andika Perkasa Jamu Kasad AS dengan Makanan Khas Indonesia, Gado-gado, Gudeg dan Rawon

Satu solusi yang bisa dilakukan adalah meningkatkan kepedulian atas kondisi fisik dan kesehatan anggotanya, serta menggalakkan olahraga di satuannya masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, KSAD juga menyampaikan sejumlah kebijakan strategis pada tahun 2021 sebagai upaya membangun TNI AD yang adaptif.

KSAD menjelaskan, seluruh kebijakan strategis TNI AD dalam pelaksanaannya diselaraskan dengan situasi dan kondisi pandemi Covid-19 yang masih terjadi

Penyampaian evaluasi program dan anggaran tahun 2020 maupun 2021 telah dilakukan refocusing dan relokasi belanja dengan menyesuaikan kondisi yang ada.

KSAD Andika Perkasa menekankan kepada pimpinan TNI AD untuk menindaklanjuti semua kebijakan dan penekanan yang telah disampaikan.

"Itulah yang kami maksud dengan adaptif. Apa yang kurang, ya terus diperbaiki. Apa yang sudah bagus, pasti masih ada celah untuk ditingkatkan lagi," demikian KSAD.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul KSAD: 1.099 PNS dan Prajurit TNI AD Meninggal karena Sakit Sepanjang 2019-2020

Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved