Breaking News:

Berita Klungkung

Perkuat Desa Adat, Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung MDA Kabupaten Klungkung

Dalam upaya, mendorong kantor MDA di kabupaten/kota menjadi pusat solusi dan koordinasi bagi desa adat.

Istimewa
Bandesa Agung, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, berbincang dengan Gubernur Bali dan Bupati Klungkung sesaat sebelum prosesi peletakan batu pertama pembangunan Gedung MDA Kabupaten Klungkung - Perkuat Desa Adat, Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung MDA Kabupaten Klungkung 

Laporan Wartawan Tribun Bali Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Dalam upaya, mendorong kantor MDA di kabupaten/kota menjadi pusat solusi dan koordinasi bagi desa adat.

Maka peletakan batu pertama pembangunan Kantor Majelis Desa Adat Kabupaten Klungkung, menjadi bagian dari proses pembangunan gedung MDA kabupaten dan kota terakhir.

Menyusul proses pembangunan kantor yang telah dilaksanakan di 9 kabupaten/kota se-Bali sebelumnya.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster.

Baca juga: Berstatus Zona Kuning, Desa Takmung Klungung Bali Akan Atur Prokes Melalui Pararem di Desa Adat

Baca juga: Terkait Polemik Pasar Gianyar, Fraksi Golkar Dorong Pemda Lakukan Dialog dengan Desa Adat

Baca juga: Jro Bendesa Adat Mengwitani Duta Kabupaten Badung Raih Juara I Lomba Pidato Bahasa Bali

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, beserta jajaran OPD, Ketua DPRD Kabupaten Klungkung serta Prajuru MDA Provinsi Bali dan Prajuru MDA Kabupaten Klungkung.

Bandesa Agung, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, yang memimpin doa sesaat sebelum batu pertama pembangunan kantor MDA Kabupaten Klungkung tersebut diletakkan oleh Gubernur Bali.

Mengungkapkan kebahagiaannya, karena akhirnya seluruh kabupaten/kota di Bali memiliki kantor berupa gedung yang dibangun dengan dana sumbangan dari CSR perusahaan BUMN maupun swasta yang selama ini beroperasi di Bali secara gotong royong.

"Ini bagaikan sebuah mimpi yang tiba-tiba berubah menjadi kenyataan bagi kami di Majelis Desa Adat,"ungkapnya, dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Selasa 23 Februari 2021.

Menurut Bandesa Agung, keberadaan kantor Majelis Desa Adat di kabupaten/kota se-Bali ini, tidak hanya sekadar menjadi pusat administrasi, tetapi lebih dari itu harus menjadi sumber solusi dan pusat koordinasi bagi 1.493 desa adat di Bali.

Halaman
123
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved