Breaking News:

Berita Badung

Bertani dengan Sistem Hidroponik Akan Digencarkan Dinas Pertanian & Pangan di Wilayah Badung Selatan

Dinas Pertanian dan Pangan Badung masih melakukan uji coba penanaman secara hidroponik di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang ada di Kabupaten

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Wilayah Badung selatan akan menjadi sasaran utama dalam penerapan pertanian hidroponik.

Selain minim lahan pertanian, Badung selatan dipilih lantaran merupakan wilayah yang kering, dan kini merupakan wilayah pariwisata yang minim lahan pertanian.

Kendati demikian saat ini, Dinas Pertanian dan Pangan Badung masih melakukan uji coba penanaman secara hidroponik di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang ada di Kabupaten Badung.

Namun, akunya, di beberapa BPP sudah dilaksanakan dengan baik, bahkan sudah berkali-kali mengalami panen raya.

Baca juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Dinas Pertanian dan Pangan Badung Rancang Program Penanaman Hidroponik

“Semua BPP melakukan penanaman hidroponik.

Kita punya rumah hidroponik disana, seperti Kecamatan Abiansemal, Petang, Mengwi, Kuta Utara, kuta Selatan,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana usai melakukan panen sayuran hidroponik di BPP Kecamatan Abiansemal.

Pihaknya menjelaskan balai penyuluhan pertanian mempunyai peran yang sangat besar dalam menyukseskan pembangunan bidang pertanian, salah satu peran Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) yang digagas Menteri Pertanian.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan peran BPP adalah sebagai pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, konsultasi agribisnis, pengembangan jejaring kemitraan bagi pelaku utama dan pelaku usaha bidang pertanian.

“Sehingga kami sarankan untuk masyarakat yang ingin belajar cara bertanam dengan cara hidroponik, kita sarankan untuk langsung menanyakan ke BPP yang ada di semua kecamatan yang ada di Badung kecuali Kecamatan Kuta,” ujarnya.

Disinggung mengenai, pelaksanaan yang akan dilakukan di wilayah Kuta Selatan pihaknya mengatakan wilayah tersebut sangat relatif, pasalnya di tengah pandemi covid-19 ini pariwisata lesu.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved