Breaking News:

Berita Bali

Terkait Kasus Remaja yang Berkelahi Perebutkan Laki-Laki di Buleleng, Ini Tanggapan KPPAD Bali

Ni Luh Gede Yastini selaku Komisioner KPPAD Bali, bidang anak yang berhadapan dengan hukum turut menyoroti kasus dua remaja yang berkelahi diduga sali

istimewa
Polisi saat membina remaja yang berkelahi di RTH Bung Karno, Buleleng, Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ni Luh Gede Yastini selaku Komisioner KPPAD Bali, bidang anak yang berhadapan dengan hukum turut menyoroti kasus dua remaja yang berkelahi diduga saling merebutkan laki-laki di Buleleng pada, Kamis 25 Februari 2021. 

Yastini mulai menjelaskan pada sisi anak-anak yang melakukan perkelahian.

Saat sekarang ini anak-anak tentu saja lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah bersama keluarga maka dari itu perlunya pengawasan juga dari orang tua kepada anak untuk mengetahui bagaimana pergaulannya serta edukasi juga harus diberikan kepada anak-anak yang menginjak usia remaja. 

Baca juga: VIRAL Dua Remaja Berkelahi Gara-Gara Rebutan Pacar di RTH Bung Karno Buleleng Bali

Baca juga: Akibat Tolak Ajakan Jalan-jalan Mantan Pacar, KAR Dianiaya & Dicekik Lalu Melapor ke Polres Buleleng

Baca juga: Nyoman GG Ditahan Terkait Mark-up Hibah Pariwisata di Buleleng, Kuasa Hukum Sebut Kliennya Korban

"Sementara anak-anak yang diduga terlibat perkelahian tersebut sudah memasuki usia remaja yaitu 14 dan 16 tahun. Maka dari itu diharapkan bagi orang tua agar mengedukasi anak remajanya dengan baik dengan memberikan pengertian bagaimana cara berhubungan dengan orang lain atau berpacaran yang sehat," jelasnya. 

Sementara jika berbicara tentang remaja atau soal reproduksi pada remaja, anak itu ada fase-fasenya ketika ia masih kecil orangtua akan mengenalkan bagaimana dia menjaga dirinya mengenalkan siapa dirinya.

Ketika ia sudah memasuki masa remaja orangtua juga harus mengenalkan kepada anak bagaimana cara berhubungan dengan orang lain.

Baca juga: UPDATE Kasus Mark-up Hibah Pariwisata di Buleleng: Usai Diperiksa 7 Jam, Nyoman GG Langsung Ditahan

Selain itu juga mengajarkan anak untuk bertanggung jawab.

"Bagaimana caranya ia bertanggung jawab terhadap dirinya terhadap sosial seperti orang lain dan itu harus diedukasi langsung oleh orang tua," lanjutnya. 

Bagi orang yang mengunggah video remaja di bawah umur yang sedang berkelahi tersebut sehingga viral seharusnya berhati-hati ketika akan meng-upload sebuah video.

Halaman
12
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved