Breaking News:

Berita Denpasar

Kuasai 1,7 Kg Ganja dan 9 Pohon Ganja di Bali, Giovanni Diganjar Sepuluh Tahun Penjara

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar mengganjar terdakwa Giovanni (30) dengan pidana penjara selama sepuluh tahun

Gambar oleh 7raysmarketing dari Pixabay
Foto ilustrasi tanaman ganja - Kuasai 1,7 Kg Ganja dan 9 Pohon Ganja di Bali, Giovanni Diganjar Sepuluh Tahun Penjara 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar mengganjar terdakwa Giovanni (30) dengan pidana penjara selama sepuluh tahun.

Ia dinyatakan bersalah karena menguasai sekitar 1,7 kilogram (kg) ganja kering, serta sembilan pot berisi tanaman ganja.

Amar putusan tersebut telah dibacakan majelis hakim dalam sidang yang digelar secara online.

"Terdakwa Giovanni dihukum 10 tahun, denda Rp 1 miliar subsidair tiga bulan penjara. Terdakwa menerima putusan hakim. Jaksa juga menerima," terang Pipit Prabhawanty selaku penasihat hukum terdakwa, Jumat 26 Februari 2021.

Baca juga: Dinkes Bangli Gelar Sosialisasi Pelaksanaan Vaksin di Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli

Baca juga: Ditangkap Jual Ribuan Pil Koplo di Denpasar Bali, Jeki Diganjar Pidana Dua Tahun Penjara

Baca juga: Dituntut 15 Tahun Penjara Karena Edarkan Ganja di Bali, Giovanni Minta Keringanan Hukuman

Dikatakannya, putusan majelis hakim lebih ringan dibandingkan tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sebelumnya, JPU menuntut terdakwa kelahiran Jakarta, 2 Januari 1990 itu dengan pidana penjara selama 15 tahun, dan pidana denda sebesar Rp 1 miliar subsider enam bulan penjara.

Pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi ini menyatakan, putusan majelis hakim itu telah sesuai dengan pembuktian Pasal 111 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotik sebagai dalam dakwaan alternatif kedua JPU.

"Terdakwa dinyatakan telah terbukti sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak dan melawan hukum menanam, memelihara, menyimpan, memiliki atau menguasai ganja seberat 1.767,68 gram dan sembilan pohon ganja," jelas Pipit.

Dibeberkan singkat dalam berkas perkara, bahwa terdakwa ditangkap petugas kepolisian Polda Bali di sebuah villa, Jalan Tegal Cupek, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Bali, Selasa 13 Oktober 2020 sekitar pukul 19.00 Wita.

Kemudian dilakukan penggeledahan dan ditemukan 1 plastik klip bening berisi ganja seberat 3,70 gram netto.

Malam harinya dilakukan pengembangan ke tempat tinggal terdakwa di Jalan Gunung Sari, Peliatan, Ubud, Gianyar.

Di sana petugas kembali melakukan penggeledahan dan berhasil mengamankan 7 paket ganja dan 9 pot plastik masing-masing berisi batang tanaman ganja.

Dari keseluruhan barang bukti ganja yang disita diperoleh berat 1.763,98 gram netto.

Selanjutnya terdakwa beserta barang bukti yang ditemukan dibawa ke Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.(*).

Penulis: Putu Candra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved