Breaking News:

Sponsored Content

Tourism Confucius Institute Unud Usung Diplomasi Budaya untuk Revitalisasi Kekuatan Pariwisata Bali

Diplomasi budaya Bali - China bakal menjadi kekuatan di tengah upaya revitalisasi pariwisata yang dikembangkan oleh Tourism Confucius Institute

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
International Webinar Tourism Confucius Institute Udayana University bertema Empowering Chinese Tourist for Tourism Revitalization in Bali di Aula Lantai 4 Gedung Agrokomplek Fakultas Pertanian, Universitas Udayan, Denpasar, Bali, pada Jumat 26 Februari 2021. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Diplomasi budaya Bali - China bakal menjadi kekuatan di tengah upaya revitalisasi pariwisata yang dikembangkan oleh Tourism Confucius Institute Udayana University bersama Pemerintah daerah.

Hal ini ditindaklanjuti dalam International Webinar Tourism Confucius Institute Udayana University bertema Empowering Chinese Tourist for Tourism Revitalization in Bali di Aula Lantai 4 Gedung Agrokomplek Fakultas Pertanian, Universitas Udayana, Denpasar, Bali, pada Jumat 26 Februari 2021.

Momentum Imlek atau tahun baru China 2572 di tengah masa pandemi Covid-19 dimanfaatkan untuk memikirkan upaya revitalisasi pariwisata melalui hasil penelitian.

Direktur TCI Unud, Drs. I Made Sendra, M.Si. mengatakan bahwa pasar wisawatan asal China menunjukkan kecenderungan meningkat sejak tahun 2013 lalu dan pada tahun 2017 hingga 2019 pasar China menduduki rangking 1 jumlah wisatawan yang datang ke Bali.

Baca juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Rumah Sakit Hewan UNUD Tangani 5.023 Pasien Hewan

"Tahun 2017 ada sebanyak 1.280.000 wisawawan asal China datang ke Bali, disusul australia.

Dan bertahan sampai tahun 2019 tetap rangking 1. Lalu tahun 2020 ada Covid-19," kata Made Sendra saat dijumpai Tribun Bali di lokasi webinar.

Menurut Made Sendra, meskipun Pasar China memberikan kontribusi yang sangat besar dalam hal kuantitas akan tetapi hal ini belum diimbangi dengan kualitas wisatawan sebagai penyumbang devisa negara.

Tahun 2019 Kementerian Pariwisata RI menargetkan 20 juta kunjungan wisatawan ke Indonesia.

Dan Provinsi Bali sebagai daerah tujuan utama wisatawan ditargetkan memberikan kontribusi sebesar 40 persen.

Halaman
1234
Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved