Breaking News:

Corona di Bali

Bangli Tambah Dua Kasus Meninggal Covid-19, Satu di Antaranya Berusia 19 Tahun

Jumlah kasus kematian di Bangli masih terus mengalami peningkatan. Dari data terbaru per Jumat 26 Februari 2021 diketahui kasus kematian

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Humas GTPP Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa - Bangli Tambah Dua Kasus Meninggal Covid-19, Satu di Antaranya Berusia 19 Tahun 

Giri Prasta mengaku akan memaksimalkan potensi pajak daerah dan berupaya memperjuangkan dana-dana pusat sehingga semua program yang dirancang pada 2021 ini berjalan dengan baik.

Giri Prasta mengakui, dalam masa pandemi Covid-19 ini, PAD Badung jauh merosot dari kondisi normal.

Pajak hotel dan restoran (PHR) yang selama ini menjadi andalan Badung nyaris lenyap.

“Namun kami tetap akan mengoptimalkan potensi pajak, termasuk dengan sumber-sumber pendapatan lainnya,” ujarnya seusai menyampaikan pidato pada rapat paripurna istimewa DPRD Badung, Jumat.
Giri Prasta menyatakan potensi pajak daerah di Badung masih terbuka.

Salah satunya, Badung masih memiliki piutang pajak yang berpeluang untuk ditagih.

Bupati asal Desa Pelaga Petang itu mengatakan nilai piutang pajak itu sekitar Rp 600 miliar.

“Ada Rp 600 miliar, itu yang nanti akan kita manfaatkan,” katanya.

Setelah dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya dan I Made Edi Wirawan akan menggelar persembahyangan ke Pura Luhur Batukau Tabanan bersama jajaran OPD.

Kemudian, serah terima jabatan dari Plh Bupati ke Bupati terpilih akan digelar, Senin 1 Maret 2021.

Sekretaris Daerah Pemkab Tabanan, I Gede Susila mengatakan, persembahyangan di Pura Luhur Batukau digelar sebagai bentuk ucapan syukur karena telah dipercaya masyarakat sebagai pemimpin daerah Tabanan.

"Ini kan sebagai bentuk keseimbangan skala niskala. Pelantikan secara skala sudah dilaksanakan di kantor gubernur kemudian secara niskala dilaksanakan di Pura Luhur Batukau," kata Sekda.

Setelah dilantik, kata dia, nanti akan dilaksanakan sertijab pada Rapat Paripurna DPRD Tabanan, Senin mendatang.

Sebelum memasuki areal acara nantinya akan dipersiapkan tes rapid antigen yang disediakan Dinas Kesehatan Tabanan.

Dari Amlapura dilaporkan, Bupati Karangasem, I Gede Dana, menyampaikan pidato pertama setelah pelantikan di Kantor Gubernur Bali, Jumat 26 Februari 2021 sore.

Pidato tersebut disampaikan di acara serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Karangasem beserta Sidang Paripurna Peenyampaian Pidato Bupati Karangasem.

Dalam pidatonya, Gede Dana mengajak warga bekerja keras menangani pandemi Covid-19.

Seminimal mungkin bisa mengurangi dampak yang ditimbulkannya.

Penanggulangan pandemi harus dilaksanakan tegak lurus dengan pemerintah pusat dan Provinsi Bali.

Di tahun 2021, kata dia, pemerintah masih fokus dalam penanggulangan pandemi.

"Semoga bencana ini segera berlalu. Kita harus tetap bekerja keras dan selalu melakukan pembangunan dengan fokus, tulus, dan lurus mengacu visi misi kesepakatan bersama," jelas Gede Dana.

Kedepan, pembangunan Kabupaten Kaarangasem harus holistik, integratif, partisipasif dan berkelanjutan.

Konsep yang ditawarkan yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Karangasem.

Melalui pembangunan semesta berencana menuju Karangasem era baru.

Bermakna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Karangasem serta semua isinya.

Setelah dilantik sebagai Bupati dan Wabup Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta dan I Wayan Diar menyampaikan 11 program prioritas pada tahun pertama sebagai Bupati dan Wabup.

Dari 11 program prioritas tersebut terdapat beberapa pembangunan, salah satunya revitalisasi Gedung DPRD Bangli.

11 Program Prioritas Pembangunan ini dipaparkan Sang Nyoman Sedana Arta melalui Pidato Perdana Bupati Bangli dalam Sidang Paripurna DPRD Bangli, Jumat.

Program antara lain Penguatan penanganan Pandemi Covid-19; Memastikan seluruh krama Bangli tercover dalam BPJS; Penyediaan layanan call center pengaduan masyarakat dan tim reaksi cepat 24 jam; Penataan Kota Bangli yang meliputi penataan alun-alun, perbaikan drainase, penataan trotoar, taman kota dan lampu penerangan jalan.

Seusai dilantik sebagai Bupati dan Wabup Jembrana, I Nengah Tamba dan I Gede Ngurah Patriana Krisna mengatakan, di awal tugasnya, pihaknya akan fokus pada penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

Dalam masa pandemi ini banyak masyarakat di Jembrana yang akhirnya diputus kerja dan menjadi pengangguran.

Untuk itu pihaknya akan mencari solusi terbaik supaya permasalahan itu bisa diatasi secepatnya.

“Kita akan cari solusi terbaik agar masalah tersebut bisa diatasi secepatnya dengan berfokus pada program kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, potensi kabupaten ujung Bali barat itu sebenarnya terletak pada sektor perikanan dan sektor pertanian.

Sehingga akan difokuskan ke sana dan bukan sektor pariwisata.

Tidak hanya penanganan Covid-19, Bupati Tamba juga mengajak seluruh masyarakat Jembrana bersatu.

Untuk itu, saat ini tidak ada perbedaan lagi, tidak ada lagi soal nomor 1 dan nomor 2.

Harus diakhiri semua perbedaan selama pilkada.

“Mari bersama-sama, semua harus bersatu dengan tekad penuh semangat dalam membangun Jembrana,” tegasnya.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved