Breaking News:

Menparekraf Sandiaga Berkantor di Bali

Sandiaga Uno Tinjau Persiapan Launching Vaksinasi Massal Pelaku Pariwisata Bali

Sandiaga Salahuddin Uno, meninjau persiapan launching vaksin massal pelaku pariwisata di vaksin center yang ada di BNDCC Kawasan The Nusa Dua

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Menparekraf saat meninjau persiapan launching vaksin massal bagi pelaku pariwisata di Bali - Sandiaga Uno Tinjau Persiapan Launching Vaksinasi Massal Pelaku Pariwisata Bali 

Cok Ace mengatakan, saat ini tengah dipersiapkan salah satunya dengan vaksinasi seperti sekarang.

"Tahap pertama sudah menunjukkan hasil kita awali dengan CHSE yang ketat, sekarang kita menuju tahap kedua. Sejenis travel bubble cuma pola nya free covid corridor, jadi kita secara selektif karena di negara luar sana juga sudah banyak yang di vaksin. Cuma persyaratannya tentu kita sebagai penerima juga harus divaksin. Jadi kuncinya ini ada di apa yang kita lakukan hari ini, vaksin dulu. Vaksin dulu," ungkap Cok Ace.

"Kalau ini kita berhasil nanti dengan konsep FCC yang disampaikan Pak Menteri tadi, baru nanti kita masuk tahap ketiga. Nanti kita buka lebih lebar lagi, pada saat lebih lebar lagi tentu ada persyaratan-persyaratan lain yang harus kita juga selesaikan pada saat itu. Mudah-mudahan FCC ini bisa berjalan sesuai rencana kita bersama," sambungnya.

Sandiaga Uno memberikan apresiasi serta ungkapan terima kasih bagi seluruh pihak yang telah berdedikasi untuk mendirikan pusat vaksin ini.

"Pilihan vaksinasi dengan metode Drive-Thru menjadi solusi yang penting untuk mengatasi pandemi dan mempercepat proses vaksinasi bagi ribuan pekerja pariwisata di Bali. Hari ini merupakan kesempatan yang sangat luar biasa bagi saya untuk dapat melihat jalannya Grab Vaccine Center di Bali," kata Sandiaga Uno.

Pusat vaksinasi ini akan diluncurkan secara resmi besok hari Minggu oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, beserta Menparekraf gabung secara daring, dan Gubernur Bali I Wayan Koster.

Dalam program ini akan dilakukan vaksinasi bagi lebih dari 5.000 pekerja sektor pariwisata, transportasi publik dan mitra pengemudi Grab serta pengantaran di Bali.(*).

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved