Breaking News:

Berita Denpasar

Tilep Uang Perusahaan, Seorang Kepala Kurir Ekspedisi di Denpasar Bali Meringkuk di Sel Tahanan

Agung Bagus Kurniawan (30) kini harus meringkuk di sel tahanan karena melakukan tindak penggelapan uang perusahaan hingga merugi puluhan juta rupiah. 

Dok. Polsek Denbar
Pelaku penggelapan uang perusahaan ekspedisi Agung Bagus Kurniawan (30) . 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala kurir sebuah perusahaan ekspedisi di Denpasar Agung Bagus Kurniawan (30) kini harus meringkuk di sel tahanan karena melakukan tindak penggelapan uang perusahaan hingga merugi puluhan juta rupiah. 

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Doddy Monza menerangkan, setelah mendapat laporan pada 8 Februari 2021 Tim Opsnal Polsek Denbar bergerak melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi.

Pada Rabu 24 Februari 2021 Tim Opsnal Polsek Denbar mendatangi TKP sebuah kantor ekspedisi di Jalan Imam Bonjol No.107 dan mengamankan pelaku di kantornya sekitar pukul 10.15 Wita.

"Pelaku sudah diamankan untuk dimintai keterangan dan proses lebih lanjut. Dengan modus uang perusahaan tidak disetorkan ke pihak perusahaan," terang Kompol Doddy Monza kepada Tribun Bali, Minggu 28 Februari 2021. 

Kapolsek Denbar menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 24 November 2020 sekira jam 10.00 wita, pelapor mengetahui pelaku yang merupakan kepala kurir di wilayah Denbar telah melakukan perbuatan penggelapan.

Baca juga: Tilep Dana Nasabah Sekitar Rp 494 Juta, Mantan Karyawan Bank BUMN Ini Enggan Ajukan Eksepsi

Baca juga: Putu Ririn, Mantan Karyawan Bank BUMN Cabang Denpasar Bali Tilep Dana Nasabah Rp 494 Juta

Baca juga: Polisi Alami Kecelakaan di Sunset Road, Oknum Ojol Ini Malah Tilep Handphone dan Pistol

"Di mana barang yang masuk tidak dilaporkan ke sistem dan barang tersebut langsung diserahkan kepada konsumen dan uang yg diterima dari konsumen tidak diserahkan kepada admin/perusahaan," jelasnya.

Atas perbuatan pelaku, pihak perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp 29.221.242,- . Pria tambun itu dijerat pasal 374 KUHP tentang penggelapan. (*)

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved