Myanmar

Aung San Suu Kyi Akhirnya Muncul Pertama Kali Sejak Kudeta Militer 1 Februari 2021

Suu Kyi terlihat saat dia dihadirkan dalam sidang melalui telekonferensi, dari tempat dia ditahan di sebuah lokasi yang disembunyikan junta.

Editor: DionDBPutra
pcrc.org
Aung San Suu Kyi. Untuk pertama kalinya sejak digulingkan kudeta militer 1 Februari 2021, pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi muncul di hadapan publik. 

TRIBUN-BALI.COM, NAYPYIDAW - Untuk pertama kalinya sejak digulingkan kudeta militer 1 Februari 2021, pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi muncul di hadapan publik.

Kemunculan Suu Kyi terlihat saat dia dihadirkan dalam sidang melalui telekonferensi, dari tempat dia ditahan di sebuah lokasi yang disembunyikan junta.

Menurut pengacaranya, Aung San Suu Kyi dalam kondisi baik dan minta berbicara dengan tim kuasa hukumnya.

Baca juga: 18 Orang Tewas Dalam Sehari Saat Demo Kudeta Myanmar 28 Februari 2021, Hari Paling Berdarah 

Baca juga: Militer Myanmar Dilarang Pakai Facebook dan Instagram, 137 LSM Desak PBB Embargo Senjata

Sejak kudeta militer dan penangkapan Aung San Suu Kyi dan beberapa tokoh sipil 1 Februari lalu, Myanmar dilanda gelombang demonstrasi yang berujung kericuhan antara polisi dan publik.

Dalam aksi demonstrasi hari Minggu 28 Februari 2021, aparat keamanan melepaskan peluru tajam yang menewaskan 18 orang tewas dan 30 lainnya dilaporkan mengalami luka.

Aksi unjuk rasa kembai pecah Senin 1 Maret 2021. Massa pedemomenuntut agar pemerintahan Aung San Suu Kyi segera dipulihkan.

Mereka juga meminta agar selain Suu Kyi, tokoh politik di partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) dibebaskan.

Militer Myanmar berkilah, kudeta harus mereka lakukan karena NLD dituding melakukan kecurangan saat pemilu 8 November 2020 tapi tanpa disertai bukti klaimnya.

Lokasi Misterius

Seperti dilansir BBC, sejak ditangkap pada 1 Februari, tak seorang pun tahu di mana Suu Kyi ditahan hingga dia dihadirkan di sidang.

Awalnya, pemimpin de facto Myanmar dengan gelar Kanselir Negara itu didakwa mengimpor walkie talkie dan melanggar aturan bencana alam.

Tetapi, dia diyakini mendapat dakwaan baru, termasuk melanggar aturan Covid-19 dalam pemilu November tahun lalu.

Dakwaan pertama mengandung ancaman penjara hingga tiga tahun. Persidangan itu dilaporkan digelar hingga 15 Maret 2021.

Myanmar Now melaporkan, Presiden Win Myint juga dijerat dengan pelanggaran pasal 505 undang-undang pidana setempat.

Penerima Nobel Perdamaian pada 1991 itu masih populer di negara yang dulunya bernama Burma tersebut.

Namun di luar negeri, Aung San Suu Kyi masih menerima kritik tajam buntut sikap diamnya saat militer menindak etnis Rohingya.

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com berjudul Pertama Kalinya, Aung San Suu Kyi Muncul sejak Kudeta Myanmar

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved